Sabtu, 4 April 2026

Gerakkan Spirit ‘Nahdlatul Tujjar’ NU, Addin Bangkitkan Ribuan UMKM Ansor

Penulis : Fajar Widhiyanto
10 Des 2021 | 16:17 WIB
BAGIKAN
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar pelatihan pendampingan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (10/12).
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar pelatihan pendampingan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (10/12).

JAKARTA, Investor.id - Pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) butuh sinergi banyak pihak. Tak sekadar mengandalkan pemerintah semata, melainkan menggandeng banyak jejaring organisasi berbasis kemasyarakatan. Tujuannya tak lain sebagai ikhtiar membangun kekuatan UMKM di era 4.0 dan disrupsi teknologi informasi.

Hal tersebut yang kini tengah dilakukan Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Addin Jauharuddin. Misinya membangkitkan UMKM di Indonesia kini mulai membuahkan hasil. Lawatannya ke 34 provinsi dalam beberapa bulan terakhir, dengan memberikan pelatihan kepada 34 ribu UMKM Ansor 'khatam' sudah.

"Alhamdulilah, hari ini (10/12) penutupan di Manado. Pelatihan kami sudah menjangkau seluruh provinsi di Tanah Air," ujar Addin melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/10).

Memiliki latar manajemen dan ekonomi yang kuat membuatnya paham ihwal problematika UMKM. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang.

Advertisement

Addin yang notabene tengah menemput studi di Universitas Brawijaya itu memaparkan, di tengah situasi 'pagebluk' seperti saat ini, penting untuk terus menghidupkan asa alias membangun optimisme kepada publik. Menelurkan bebagai terobosan dan kreasi demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

"Caranya dimulai dengan menggerakan ekosistem UMKM. Kami mulai dengan teman-teman GP Ansor di daerah-daerah," lanjut pria yang juga Wakil Ketua Bidang Ekonomi PP GP Ansor DPP GP Ansor tersebut.

Dalam konteks pelatihan yang dijalankannya, Addin mengistilahkan sahabat-sahabat Ansor yang menjadi sasaran pemberdayaan programnya, merupakan model 'Creativity and Innovation Hub' dari kepentingan besar agenda pembangunan ekonomi NU dan masyarakat.

"Dalam situasi pandemik yang berkepanjangan, Ansor memandu dan menjadi menjadi penggerak agara berbagai UMKM. Ouput-nya adalah bagaimana para pelaku UMKM ini naik kelas. Itu yang sedang kami masifkan," ungkap Addin.

Dia lantas menukil bagaimana komitmen organisasi massa terbesar di Indonesia, NU, begitu sangat memperhatikan pemberdayaan ekonomi umat. Menurut Addin, para pendiri NU sudah meletakan fondasi yang amat kuat terkait menggerakan roda ekonomi UMKM.

"Imeplentasinya ada pada semangat 'Nahdlatut Tujjar' 1918. Penterjemahannya sekarang adalah bagaimana kita mampu membangun jejaring usaha ritel dan distribusi nasional. Ini bagian dari amanah para pendiri NU," jelas Addin.

Itu pula yang kemudian melatarinya menggandeng BNI sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM Ansor. Dipaparkan Addin, kolaborasinya bersama bank plat merah tersebut untuk memperkuat kapsitas dan transofrmasi SDM di bidang ekonomi.

"Termasuk mengembangkan bsinis UMKM yang terintegrasi, ekosistem, agile, adaptif serta membangun jejaring dan kolaborasi bisnis untuk menciptakan keuanggulan komparatif," kata Addin.

Adapun program-program yang sukses direalisasikan antara lain keagenan BNI 46 sampai plosok desa dan kelurahan, pembiayaan usaha melalui skema KUR dan Non KUR, pembangunan 1000 lokasi pertashop dengan pembiayaan KUR BNI dan berkolaborasi dengan Pertamina.

Kolaborasi Ansor-BNI juga sukses meng-upgrade skill para pelaku UMKM melalui pelatihan berbasis digitalisasi UMKM, pengembangan ekspor produk UMKM, pendampingan dan pelatihan sertifikasi halal produk UMKM untuk 34.000 UMKM Ansor, dan penguatan rantai pasok UMKM Ansor.

Addin lantas menjelaskan ihwal roadmap bagaimana pengembangan UMKM Ansor kedepan. Di antaranya soal pentingnya pengembangan data UMKM berbasis 'Big Data'. Menurutnya, hal itu sangat urgent dlakukan sebagai bagian dari konsekuensi logis perkembangan teknologi yang sedemikian cepat.

"Big Data dan UMKM tidak bisa dilepaskan. Era 4.0 harus menjadi lompatan besar bagi para pelaku UMKM sebagai transfromasi digital sebagai backbone bisnis dan integrasi ekosistem bisnis," pungkasnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 34 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 47 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 47 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia