Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Presiden Jokowi Dorong Investasi pada Ekonomi Digital Indonesia

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:28 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu fokus utama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Untuk itu, Indonesia memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Saat membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (27/1), Presiden Jokowi pun mengundang investasi pada sektor tersebut.

"Dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan daya beli yang terus meningkat pesat, Indonesia sangat menarik untuk investasi pada infrastruktur ekonomi digital. Kami ingin mengundang investasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi ekonomi digital ini," ujar Presiden Jokowi.

Baca juga: Di Forum B20, Kadin Usung Tiga Agenda Prioritas

Presiden menjelaskan bahwa ekonomi digital di Indonesia berkembang pesat dan saat ini Indonesia memiliki satu decacorn dan delapan unicorn. Sejak awal pandemi, pemerintah juga mendorong sektor UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya. "Strategi ini telah berhasil menarik lebih dari 8,4 juta UMKM yang saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya," imbuhnya.

Pada saat yang sama, untuk mendorong interkonektivitas global yang makin meningkat, saat ini ada tiga investasi pembangunan kabel telekomunikasi bawah laut yang sedang berproses, yang menghubungkan Indonesia langsung dengan pantai barat Amerika Serikat tanpa ada negara perantara. Ini akan meningkatkan kapasitas bandwidth Indonesia lebih dari 100% setelah semua terbangun selesai.

Baca juga: Jadi Pelaksana B20, Kadin: Kita Sudah Keluar dari Krisis dan Layak Jadi Pusat Investasi Dunia

Indonesia juga akan memainkan peran penting dalam ekosistem semikonduktor. Pada tahun ini, Indonesia akan membangun fasilitas chip design dan pabrik polysilicon di Jawa Tengah, dengan kapasitas 40 ribu ton. "Di tahap awal, produk ini akan kita fokuskan untuk menyuplai kebutuhan solar cell, namun dalam beberapa tahun ke depan akan difokuskan untuk semikonduktor," lanjut Presiden.

Presidensi G20 Indonesia juga akan fokus pada pembenahan arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif, berpegang pada asas kesetaraan dan tanggap terhadap krisis. Pemerintah Indonesia dan G20 mengajak komunitas B20 untuk berkolaborasi dan memobilisasi sumber daya untuk membiayai inovasi, serta pemerataan produksi vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan.

Indonesia juga mendorong mendorong investasi di sektor kesehatan guna pemenuhan kebutuhan di dalam negeri. Presiden menjelaskan bahwa pada tahun 2021, pengeluaran pemerintah pusat dan daerah untuk sektor kesehatan mencapai US$ 34,77 miliar.

Baca juga: Kadin Libatkan UMKM dalam Forum B20

"Kita akan memprioritaskan pembelian farmasi dan alat-alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri. Prinsipnya kalau sudah bisa diproduksi di dalam negeri, anggaran pemerintah tidak akan membeli yang impor. Oleh karena itu, kami juga mengundang investasi di sektor kesehatan di Indonesia yang sekaligus memperkuat sistem ketahanan kesehatan global," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya bahwa komunitas B20 akan memberikan tawaran konkret yang bisa menjadi bagian dari capaian konkret KTT G20. Menurutnya, kemitraan publik dan swasta global harus diorkestrasi untuk memberikan solusi global.

"Indonesia sebagai negara dan sebagai Presidensi G20, berkomitmen dan bekerja keras untuk memberikan kontribusi untuk dunia yang tumbuh inklusif dan berkelanjutan," tandasnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN