Sabtu, 4 April 2026

Presiden Jokowi Dorong Investasi pada Ekonomi Digital Indonesia

Penulis : Jauhari Mahardhika
28 Jan 2022 | 00:28 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Lukas

JAKARTA, investor.id - Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu fokus utama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Untuk itu, Indonesia memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Saat membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting yang digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (27/1), Presiden Jokowi pun mengundang investasi pada sektor tersebut.

"Dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan daya beli yang terus meningkat pesat, Indonesia sangat menarik untuk investasi pada infrastruktur ekonomi digital. Kami ingin mengundang investasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi ekonomi digital ini," ujar Presiden Jokowi.

Advertisement

Presiden menjelaskan bahwa ekonomi digital di Indonesia berkembang pesat dan saat ini Indonesia memiliki satu decacorn dan delapan unicorn. Sejak awal pandemi, pemerintah juga mendorong sektor UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya. "Strategi ini telah berhasil menarik lebih dari 8,4 juta UMKM yang saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya," imbuhnya.

Pada saat yang sama, untuk mendorong interkonektivitas global yang makin meningkat, saat ini ada tiga investasi pembangunan kabel telekomunikasi bawah laut yang sedang berproses, yang menghubungkan Indonesia langsung dengan pantai barat Amerika Serikat tanpa ada negara perantara. Ini akan meningkatkan kapasitas bandwidth Indonesia lebih dari 100% setelah semua terbangun selesai.

Indonesia juga akan memainkan peran penting dalam ekosistem semikonduktor. Pada tahun ini, Indonesia akan membangun fasilitas chip design dan pabrik polysilicon di Jawa Tengah, dengan kapasitas 40 ribu ton. "Di tahap awal, produk ini akan kita fokuskan untuk menyuplai kebutuhan solar cell, namun dalam beberapa tahun ke depan akan difokuskan untuk semikonduktor," lanjut Presiden.

Presidensi G20 Indonesia juga akan fokus pada pembenahan arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif, berpegang pada asas kesetaraan dan tanggap terhadap krisis. Pemerintah Indonesia dan G20 mengajak komunitas B20 untuk berkolaborasi dan memobilisasi sumber daya untuk membiayai inovasi, serta pemerataan produksi vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan.

Indonesia juga mendorong mendorong investasi di sektor kesehatan guna pemenuhan kebutuhan di dalam negeri. Presiden menjelaskan bahwa pada tahun 2021, pengeluaran pemerintah pusat dan daerah untuk sektor kesehatan mencapai US$ 34,77 miliar.

"Kita akan memprioritaskan pembelian farmasi dan alat-alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri. Prinsipnya kalau sudah bisa diproduksi di dalam negeri, anggaran pemerintah tidak akan membeli yang impor. Oleh karena itu, kami juga mengundang investasi di sektor kesehatan di Indonesia yang sekaligus memperkuat sistem ketahanan kesehatan global," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya bahwa komunitas B20 akan memberikan tawaran konkret yang bisa menjadi bagian dari capaian konkret KTT G20. Menurutnya, kemitraan publik dan swasta global harus diorkestrasi untuk memberikan solusi global.

"Indonesia sebagai negara dan sebagai Presidensi G20, berkomitmen dan bekerja keras untuk memberikan kontribusi untuk dunia yang tumbuh inklusif dan berkelanjutan," tandasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 11 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 3 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia