Minggu, 5 April 2026

Menkeu Prediksi Ekonomi Global Resesi Tahun Depan

Penulis : Triyan Pangastuti
26 Sep 2022 | 22:08 WIB
BAGIKAN
Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (ist)
Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (ist)

JAKARTA, Investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi ekonomi global jatuh pada jurang resesi di 2023. Hal ini dipicu kenaikan suku bunga acuan bank sentral di sejumlah negara yang diperkirakan menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Kenaikan suku bunga cukup esktrem bersama-sama, maka dunia pasti resesi pada 2023," ungkap Menkeu dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (26/9/2022).

Dia mengatakan, tekanan inflasi global memicu kenaikan suku bunga di banyak negara serta berpotensi meningkatkan cost of fund dan lebih ketatnya likuiditas global. Menkeu memerinci suku bunga acuan Bank Sentral Inggris sudah naik 200 basis poin selama 2022. Begitu pula dengan Amerika Serikar (AS) yang sudah naik 300 bps sejak awal tahun, terutama di saat FOMC pekan lalu, di mana The Fed kembali menaikkan 75 bps untuk merespons inflasi 8,3%.

Untuk itu, pemerintah akan terus mengantisipasi terhadap kemungkinan kinerja perekonomian dunia yang akan mengalami pelemahan akibat inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga. "Hal ini juga sudah terlihat pada aktivitas manufaktur global, PMI menurun dari 51,1 ke 50,3. Kalau dilihat dari negara-negara G20 dan Asean 6, yakni 24% yang PMI masih alami akselerasi dan meningkat dibandingkan sebelumnya yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Rusia, Vietnam, dan Arab Saudi," ucap dia.

ADVERTISEMENT

Kemudian, sebesar 4% yakni Prancis menjadi satu-satunya negara yang mengalami kenaikan dari tadinya kontraksi bulan sebelumnya ke level ekspansif. Sementara itu, 32% yang mencakup negara AS, Jepang, India, Malaysia, Brasil, Australia, Singapura, dan Afrika Selatan, PMI mengalami perlambatan.

"Bahkan, 40% negara-negara seperti Eropa, Jerman, Italia, Inggris, Tiongkok, Korea Selatan, Turki, Kanada, Spanyol, Meksiko, sekarang PMI sudah masuk level kontraksi. Artinya, mayoritas melambat dan kontraksi, sedangkan Indonesia dengan kelima negara lain masih aksleratif," ucap dia.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa lingkungan global masih mengalami pelemahan. Oleh karena itu, masih perlu meningkatkan kewaspadaan terlebih ketidakpastian global yang tengah meningkat. (try)

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia