Minggu, 5 April 2026

Hilirisasi Nikel Kekuatan Percepatan Industri Kendaraan Elektrik

Penulis : Ridho Syukra
8 Des 2022 | 07:58 WIB
BAGIKAN
Penambangan nikel di Indonesia. ( Foto ilustrasi: AFP)
Penambangan nikel di Indonesia. ( Foto ilustrasi: AFP)

JAKARTA,investor.id- Kepemimpinan Indonesia pada G20 menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu negara penting yang berkontribusi pada masa depan dunia. Selain tren pertumbuhan ekonomi yang positif, cadangan mineral yang dimiliki juga menempatkan negara ini berada dalam rantai logistik mineral utama dunia, salah satunya adalah nikel .

Data dari United States Geological Survey (USGS) pada Januari 2020 dan Badan Geologi 2019 yang disarikan dari Booklet Nikel oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2020 menyatakan, Indonesia memiliki 72 juta ton nikel atau setara dengan 52% dari total cadangan dunia sebesar 139.419.000 ton. Potensi cadangan nikel ini yang juga menjadikan The Economist memproyeksi peran Indonesia akan menjadi lebih penting.

Nikel adalah material utama dalam pembuatan kendaraan listrik , namun permasalahan hilirisasi masih menjadi kendala utama dalam merealisasikan rencana tersebut. Salah satu kendala adalah besarnya jumlah investasi yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk membangun smelter. Di sinilah komitmen pemain industri ekstraktif untuk dapat berkontribusi dalam memastikan kebutuhan nikel siap pakai melalui kebijakan hilirisasi. Seperti yang telah dilakukan oleh PT Vale Indonesia yang pada tanggal 27 November 2022 melakukan peresmian proyek penambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Blok Pomalaa.

Peresmian blok baru yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini ditargetkan akan menghasilkan 120 kiloton nickel matte per tahun (ktpa) dan potensi menyumbang devisa sebesar US$ 4,5 miliar.

CEO PT Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan sejak berdiri dari lebih 50 tahun lalu perusahaan tidak pernah mengekspor biji mentah. Perjalanan panjang ini menjadi bukti komitmen PT Vale Indonesia untuk memastikan hilirisasi nikel.

“Kami dari awal selalu memproses nikel yang kami tambang menjadi nickel matte sebelum kami ekspor. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa ekspor nikel Indonesia memiliki nilai tambah di perdagangan dunia,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily,di Jakarta, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

Badan Energi Internasional atau IEA memprediksi di tahun 2030 kendaraan listrik akan mewakili lebih dari 60% kendaraan yang dijual secara global, sebagai dampak dari kebijakan PBB untuk mewujudkan net zero emission. Kepastian cadangan nikel berkualitas akan krusial untuk memastikan ‘suku cadang’ utama kendaraan listrik, yakni baterai, untuk selalu tersedia di pasaran.

PT Vale Indonesia selaku salah satu pemain veteran dalam industri nikel saat ini telah memasok paling tidak 3% kebutuhan nikel dunia atau setara dengan 2.6 juta ton. Pada tahun 2021, PT Vale Indonesia memproduksi 65,388 ton matte nikel. Matte inilah yang kemudian akan diproses lebih lanjut untuk produk turunan lain yang nilai jualnya bisa lebih besar hingga sepuluh kali lipat dibandingkan nikel mentah.

Perusahaan telah menggelontorkan lebih dari Rp2,3 triliun untuk memperluas potensi sumber mineral Indonesia, menambah blok eksplorasi baru yakni Blok Pomalaa, di Sulawesi Tenggara dan Blok Bahodopi di Sulawesi Tengah. Semua produk yang diekspor bukan dalam bentuk bahan mentah, melainkan sudah diolah menjadi Mix Hydroxide Precipitate (MHP) dan Ferronikel.
 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia