Sabtu, 4 April 2026

Inovasi Sarihusada Didukung Fasilitas Pusat Riset di Yogyakarta

Penulis : Happy Amanda Amalia
15 Aug 2024 | 18:39 WIB
BAGIKAN
Pabrik Sarihusada Generasi Mahardika. (Istimewa)
Pabrik Sarihusada Generasi Mahardika. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) merayakan 70 tahun perjalanannya untuk terus berkomitmen memberikan nutrisi bagi anak-anak Indonesia, lewat berbagai riset dan inovasi produk, serta pengembangan program edukasi yang didukung oleh fasilitas Research Center di Yogyakarta.

Sebagai informasi, perjalanan Sarihusada diawali oleh kehadiran NV Saridele pada 1954, sekaligus jawaban atas tantangan mengalami kelaparan dan permasalahan gizi yang dialami Indonesia pasca kemerdekaan. Berdirinya NV Saridele diinisiasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bagsa (PBB). Namun, seiring perkembangannya, NV Saridele berubah nama menjadi Sarihusada yang kini dikenal luas masyarakat melalui produk SGM

Menurut Gusti Kanjeng Ratu Hayu – yang merupakan Putri Keempat Sri Sultan Hamengkubuwono X – bahwa pada 1955 Hamengkubuwono IX menyediakan lahan untuk keberadaan pabrik NV Saridele, karena saat itu Yogyakarta memiliki pasokan dan kualitas kedelai yang cukup.

Advertisement

Setelah beberapa tahun berjalan, Hamengkubuwono IX melihat prospek pabrik yang cukup baik. Jadi tidak hanya lahan untuk pabrik, disediakan pula lahan untuk penanaman dan pembibitan kedelai. Para petani kedelai pun mendapat pendapatan yang stabil sehingga berdampak positif pada ekonomi.

“Produktivitas pabrik sangat baik, sampai menghasilkan 300 ton susu di mana 100 ton diantaranya dijual langsung ke masyarakat selama 1957. Harapannya, sejak dirintis pada 1954, Sarihusada dapat terus eksis dan memberikan kualitas yang terbaik dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia di bidang kesehatan, mulai dari mendirikan fakultas kedokteran hingga mendapat bantuan tenaga ahli. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan tenaga ahli di bidang kesehatan, pemerintah mulai menggagas pendirian pabrik susu pertama untuk atasi masalah nutrisi di masyarakat, terutama anak Indonesia.

Dosen Ilmu Sejarah Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Margana mengungkapkan bahwa kondisi masyarakat Indonesia di awal kemerdekaan cukup memprihatinkan, termasuk kemiskinan dan kelaparan yang masih banyak ditemukan di Jawa.

“Tidak jarang masyarakat makannya bongkol pisang, juga ketela pohon, apa saja yang bisa dimakan di masa itu. Hingga akhirnya pada 1950 didirikan Lembaga Makanan Rakyat untuk membantu masyarakat mengakses makanan yang sehat,” kata dia.

Menurut Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin, Sarihusada memiliki jutaan alasan untuk orang tua dapat memilih produknya sebagai salah satu nutrisi mendukung tumbuh kembang anak. Sarihusada berkomitmen untuk terus menghadirkan produk nutrisi berkualitas tinggi dengan harga terjangkau bagi masyarakat dan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.

“Selain memberikan akses terhadap produk nutrisi, kami juga berkomitmen turut mendukung langkah anak untuk menjadi generasi maju. Salah satu aspek penting ialah aspek pendidikan untuk menjadikan seorang anak tumbuh menjadi sosok yang berkualitas, kompeten, dan berdaya saing tinggi. Untuk itu, kami meluncurkan Program Bantuan Dana Pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) bagi Anak Generasi Maju Indonesia. Program ini berupa bantuan dana pendidikan senilai Rp 2 miliar untuk 70 anak di tingkat Sekolah Dasar (SD) di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka 70 tahun Sarihusada,” ungkap Arif.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 2 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 2 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 3 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 3 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 3 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 4 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia