Minggu, 5 April 2026

Wamen Ekraf Dukung Pengembangan Aplikasi JJL untuk Perkuat UMKM

Penulis : Hendro Dahlan Situmorang
20 Des 2024 | 21:28 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar (Beritasatu.com / Hendro Situmorang)
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar (Beritasatu.com / Hendro Situmorang)

JAKARTA, investor.id - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menyebut guna mencapai target pemerintahan Prabowo-Gibran, rantai pasok digital di Indonesia harus diperkuat. Salah satunya lewat aplikasi Jajan Jajanan Lokal (JJL).

Aplikasi JJL dapat menjadi penguat pelaku usaha, khususnya ekonomi kreatif skala kecil menengah untuk mempercepat, meningkatkan efisiensi, serta memperluas akses pasar.

Aplikasi ini lahir berkat kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf), Olsera, dan jaringan Hotel Artotel sebagai hasil tindak lanjut fasilitasi dari Direktorat Akses Pembiayaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak Juli 2024.

ADVERTISEMENT

“Ini merupakan perpaduan yang keren, antar berbagai stakeholders antara Industri perhotelan, pemerintah, dan pihak swasta Olsera dalam memajukan pelaku usaha ekraf di Indonesia,” katanya saat acara peresmian di Jakarta, Jumat (20/12/2024).

Menurutnya, melalui aplikasi ini, para pengunjung hotel bisa mendapatkan rekomendasi makanan sampai merchandise yang ada di sekitar hotel dan telah terjamin kualitasnya. 

“Pastinya dengan keamanan yang sudah terkurasi (diseleksi). Dengan Olsera, supaya kualitas oke,” ujar dia.

Chief Operating Officer (COO) Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan aplikasi JJL akan terhubung dengan jaringan Hotel Artotel Group yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Aplikasi JJL merupakan langkah konkret dan eksekusi cepat dalam mendukung pelaku usaha ekraf di Indonesia,” ungkapnya.

Meski demikian, Eduard mengatakan secara berkala nantinya seluruh hotel yang dikelola Artotel Group akan disediakan fasilitas aplikasi JJL sebagai bentuk tawaran bagi para pengunjung. 

“(Baru ada) di Jakarta, Bandung, Bali, bukan hanya makanan ya tapi juga souvenir yang mereka buat. Jadi kita fokus ke UMKM di sekitar kita, misalnya disini (Jakarta) ada pengusaha kecap sejak tahun 92,” katanya.

“Jadi, pesannya bukan sekedar aplikasi saja. Tapi, kita juga melihat UMKM lokal, kearifan lokal, (ke depan) bukan cuman di Jakarta, Bandung Bali,” tambah Eduard.

Pengembangan Aplikasi JJL

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Anggara Hayun Anujuprana menyampaikan, tindak lanjut dari peluncuran aplikasi JJL ini berupa mereplikasi penerapan sistem digital pengantaran barang ini ke berbagai grup hotel yang lain.

“Kami berharap aplikasi ini bisa dilanjutkan ke jaringan hotel yang lain, kebetulan beberapa jaringan hotel lain juga kami undang untuk menyaksikan launching JJL hari ini,” ujar Hayun. 

Sementara, Co Founders Olsera Novendy menambahkan bahwa aplikasi ini hadir dengan teknologi yang mempermudah proses pengelolaan dan distribusi produk.

“Salah satu fitur andalan adalah memberikan solusi logistik digital yang praktis dan inovatif,” tuturnya.

Karena itu, Novendy menjelaskan untuk ke depan pihaknya akan menggandeng berbagai pengelola hotel untuk menjadi mitra dari aplikasi JJL sebagai dukungan memasukan pelaku ekonomi kreatif.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia