Minggu, 5 April 2026

Dabeeo Perkuat Ekspansi di Asia Tenggara, Gandeng Triputra Agro Persada (TAPG)

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 14:23 WIB
BAGIKAN
Dabeeo 
sumber; Ist
Dabeeo sumber; Ist

JAKARTA, investor.id – Perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) asal Korea Selatan, Dabeeo, memperkuat ekspansi bisnisnya di Asia Tenggara dengan menggandeng PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas penetrasi solusi analitik spasial dan pemetaan berbasis AI di sektor perkebunan kelapa sawit.

Vice President Dabeeo Victor Choi mengatakan, kontrak kerja sama tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap teknologi vision AI yang dikembangkan perusahaan.

“Kontrak ini menunjukkan bahwa solusi Dabeeo telah diakui sebagai platform terintegrasi yang menggabungkan pemantauan presisi perkebunan dengan manajemen operasional di tingkat lapangan,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

Melalui kerja sama ini, lanjut Victor, Dabeeo akan mengimplementasikan sistem pemantauan perkebunan berbasis AI dalam skala besar di area kebun Triputra Agro Persada. Teknologi tersebut memanfaatkan citra satelit resolusi tinggi yang diproses menggunakan proprietary vision AI untuk mengidentifikasi setiap pohon secara individual, menganalisis kesehatan tanaman, hingga mendeteksi perubahan kondisi lahan.

Sistem ini juga dilengkapi analisis tiga dimensi (3D terrain analysis) dan evaluasi kesesuaian lahan guna memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi perkebunan. Seluruh hasil analisis disajikan melalui platform berbasis web dan aplikasi mobile, sehingga memungkinkan pertukaran data secara real time antara tim lapangan dan manajemen pusat.

Salah satu fitur utama adalah integrasi data satelit berbasis AI dengan data operasional lapangan, termasuk penandaan otomatis titik Tandan Buah Segar (TBS) yang belum terangkut dari Tempat Pengumpulan Hasil (TPH). Dengan sistem ini, pengaturan rute dan armada angkut dapat dilakukan lebih efisien sekaligus meminimalkan hambatan operasional, seperti genangan banjir.

Ekspansi Agresif

Menurut Victor, ekspansi ini melanjutkan langkah agresif Dabeeo di Indonesia sejak mulai beroperasi pada Mei 2025. Perusahaan sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah grup perkebunan besar, antara lain Salim Group, Tunas Sawa Erma (TSE) Group, serta POSCO Group melalui PT Bio Inti Agrindo (BIA). Di Malaysia, Dabeeo juga bermitra dengan Sawit Kinabalu.

Victor menegaskan, integrasi analisis AI berbasis satelit dengan data milik pelanggan menjadi keunggulan utama yang memungkinkan solusi diterapkan langsung dalam kegiatan operasional perkebunan.

“Ke depan, Dabeeo menargetkan perluasan kolaborasi dengan produsen kelapa sawit besar lainnya di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, sejalan dengan strategi penguatan posisi di sektor agribisnis regional,” tutup Victor.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia