Minggu, 21 Juni 2026

Kesejahteraan Petani Meningkat, NTP Februari 2026 Melonjak ke Level 125,45

Penulis : Addin Anugrah Siwi
2 Mar 2026 | 19:44 WIB
BAGIKAN
Buruh tani menyiapkan bibit padi di persawahan Desa Wates, Undaan, Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Buruh tani menyiapkan bibit padi di persawahan Desa Wates, Undaan, Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia pada awal tahun 2026. Hal ini tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Februari 2026 yang menembus angka 125,45, atau mengalami kenaikan sebesar 1,50% dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm).

Kenaikan NTP ini mengindikasikan bahwa harga hasil panen yang diterima petani tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan harga barang dan jasa yang harus mereka bayar untuk kebutuhan konsumsi maupun produksi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh selisih pertumbuhan antara Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,17% dengan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 0,65%.

“NTP nasional Februari 2026 sebesar 125,45 atau naik 1,50% dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani naik 2,17%, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani sebesar 0,65%,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan subsektor, hortikultura mencatatkan lonjakan paling tajam sebesar 16,68% ke posisi 139,57. Kenaikan juga diikuti oleh subsektor peternakan yang naik 1,68% (103,62), perikanan meningkat 0,72% (107,50), serta tanaman perkebunan rakyat yang tumbuh tipis 0,24% (158,34).

Namun, tren positif ini tidak terjadi pada subsektor tanaman pangan yang justru terkontraksi 0,88%. Komoditas jagung menjadi faktor utama yang menekan angka tersebut.

“Subsektor tanaman pangan mengalami penurunan NTP sebesar 0,88%. Penurunan ini terjadi karena indeks harga yang diterima turun 0,08%, sementara indeks harga yang dibayar naik 0,81%. Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan ini terutama jagung,” jelas Ateng.

Selain sektor pertanian secara umum, kesejahteraan nelayan juga mengalami perbaikan. Nilai Tukar Nelayan (NTN) tercatat naik 0,35% pada periode yang sama.

“Nilai tukar nelayan naik 0,35% karena indeks harga yang diterima naik 0,71%, lebih tinggi dari yang dibayar sebesar 0,35%,” tambah Ateng.

Di sisi lain, BPS mencatat anomali pada pergerakan harga beras. Meski harga rata-rata di tingkat penggilingan turun 0,33% secara bulanan, harga di tingkat grosir dan eceran justru merangkak naik masing-masing sebesar 0,46% dan 0,43%.

Secara kewilayahan, Jawa Timur menjadi provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi nasional mencapai 5,46%. Sebaliknya, penurunan terdalam terjadi di Sulawesi Barat sebesar 3,75%. Adapun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional tercatat menguat 2,02% ke level 130,74.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia