Menteri PU Cek Pembangunan Hunian Warga Terdampak Banjir
JAKARTA, Investor.id - PT Nindya Karya menerima kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di lokasi pembangunan rumah hunian yang berada Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (9/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas hunian agar masyarakat terdampak dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak, khususnya menjelang Lebaran.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana Rmadan yang hangat. Mengawali rangkaian kegiatan, Menteri PU melaksanakan sahur bersama warga yang telah menempati rumah hunian yang dibangun oleh PT Nindya Karya. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra, akhir 2025.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan penanganan pascabencana, PT Nindya Karya membangun kawasan rumah hunian di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi (m3) sebanyak total 252 unit yang tersebar di 21 blok.
Untuk menunjang kebutuhan masyarakat, kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti dapur bersama, area cuci, mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, area parker serta sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.
Sistem penyediaan air bersih di kawasan rumah hunian Tapanuli Selatan memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa, sedangkan pasokan listrik berasal dari PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit hunian.
Saat ini, telah tersedia dua sumur bor dangkal dan Kementerian PU melalui PT Nindya Karya tengah mempercepat penambahan menjadi empat hingga lima sumur bor untuk mastikan kecukupan pasokan air bagi seluruh penghuni di 21 blok hunian.
“Kami targetkan dalam beberapa hari ke depan sumur tambahan selesai sehingga seluruh warga yang berhak bisa segera menemati hunian sementara ini,” ujar Menteri Dody, dikutip Senin (10/3/2026).
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan para pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
Melalui proyek pembangunan ini, PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam penanganan pascabencana. Perusahaan terus memastikan proses konstruksi berjalan secara optimal dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur
Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.Perum Bulog Catat Stok Beras 4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026
Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun
Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.Trisula (TRIS) Cetak Laba Tumbuh 33%
PT Trisula International Tbk (TRIS) membukukan laba Rp 110,16 miliar tahun 2025, tumbuh 33% yoy.Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global
Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniTag Terpopuler
Terpopuler





