Minggu, 21 Juni 2026

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Penulis : Muhammad Miftakul Falakh
4 Apr 2026 | 15:54 WIB
BAGIKAN
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melaksanakan panen perdana di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. (Foto: Muhammad Miftakul Falakh)
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melaksanakan panen perdana di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. (Foto: Muhammad Miftakul Falakh)

NGAWI, investor.id - Perum Bulog mencatat stok beras nasional telah mencapai 4,4 juta ton hingga awal April 2026, melampaui target serapan tahun ini yang ditetapkan sebesar 4 juta ton. Capaian tersebut dinilai menjadi sinyal kuat menuju swasembada pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan hal tersebut saat melakukan panen perdana musim tanam pertama (MT1) di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026). 

“Per 3 April 2026, stok beras di gudang Bulog sudah mencapai 4,4 juta ton. Ini melampaui target dan menjadi capaian yang membanggakan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga petani dan pelaku penggilingan padi.

Ia menegaskan, Bulog tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Dalam panen di Ngawi, pihaknya memastikan harga gabah dibeli sesuai ketentuan pemerintah, bahkan di sejumlah titik berada di atas harga acuan.

“Kehadiran kami untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak, sehingga kesejahteraan mereka meningkat,” katanya.

Panen perdana dilakukan di lahan seluas sekitar 315 hektare di Desa Baderan, salah satu sentra produksi padi di Jawa Timur. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Ahmad Rizal menyebut potensi produksi padi di wilayah tersebut sangat besar dan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. 

Terkait kapasitas penyimpanan, Bulog saat ini memiliki daya tampung gudang hingga 5,2 juta ton beras. Selain itu, Bulog juga memanfaatkan gudang sewa atau gudang filial untuk menambah kapasitas.

“Masih ada ruang sekitar 1,2 juta ton, ditambah dukungan gudang sewa,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, produksi padi di Kabupaten Ngawi mencapai 772.571 ton gabah kering giling (GKG) atau sekitar 7% dari total produksi padi di Jawa Timur.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 29 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia