Sabtu, 4 April 2026

Nilai Transaksi On The Spot IFEX US$300 Juta

Penulis : Harso Kurniawan
10 Mar 2026 | 20:40 WIB
BAGIKAN
IFEX 2026. (ist)
IFEX 2026. (ist)

JAKARTA, Investor.id — Pameran furnitur dan kerajinan business to business (B2B) unggulan di Asia Tenggara, Indonesia International Furniture Expo (IFEX), resmi ditutup setelah berlangsung selama empat hari. Transaksi on the spot pameran ini mencapai US$300 juta.

Diselenggarakan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo di ICE BSD City, 5–8 Maret 2026. Pameran IFEX menjadi ajang strategis bagi pelaku industri furnitur dan kerajinan nasional untuk memperluas pasar ekspor serta memperkenalkan inovasi desain dan produk unggulan Indonesia kepada dunia.

Selama empat hari pameran, IFEX kembali menunjukkan antusiasme pasar global terhadap produk-produk furnitur unggulan dari para pelaku industri di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah kehadiran buyers dan visitor yang tercatat mencapai 13.437 orang, serta mencatatkan nilai transaksi on the spot sebesar US$300 juta.

Advertisement

Hasil ini memperkuat posisi IFEX sebagai salah satu pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara sekaligus platform perdagangan global yang mempertemukan produsen furnitur Indonesia dengan pembeli dari berbagai negara.

“IFEX terus berkembang menjadi platform bisnis global yang mempertemukan produsen furnitur Indonesia dengan buyers internasional. Antusiasme pengunjung dan capaian transaksi tahun ini menunjukkan bahwa furnitur Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar global,” ujar Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur, dikutip Selasa (10/3/2026).

Menurut dia, penyelenggaraan IFEX tidak hanya menjadi ajang transaksi bisnis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi industri furnitur dan kerajinan Indonesia. Melalui pameran ini, produsen lokal, mulai dari perusahaan besar hingga pelaku UMKM, memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan volume ekspor, serta memperkenalkan kekayaan desain dan craftsmanship Indonesia kepada pasar global.

Selain mendorong pertumbuhan industri furnitur, dia menyatakan, IFEX memberikan multiplier effect bagi sektor lain seperti logistik, perhotelan, transportasi, dan lain-lain.

“Lebih dari sekadar pameran dagang, IFEX telah berkembang menjadi platform business networking global bagi pelaku industri furnitur dan kerajinan. Pameran ini menjadi ruang strategis bagi produsen, buyers, desainer, dan pelaku bisnis untuk bertemu secara langsung, menjalin kemitraan baru, serta mengeksplorasi peluang kolaborasi bisnis,” tegas Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

Dia menambahkan, dari catatan panitia China tercatat sebagai negara dengan jumlah buyers terbanyak yang hadir di IFEX 2026. Selanjutnya diikuti oleh Uni Eropa, Australia, Amerika Serikat, India, Singapura, Jepang, dan Malaysia. Total terdapat 86 negara asal buyers yang datang ke IFEX 2026.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 16 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia