Ketahanan Pangan RI Tetap Solid, Jangan Kurangi Subsidi Pupuk
11 Mar 2026 | 10:30 WIB
JAKARTA, investor.id–Ketahanan pangan Indonesia tetap solid di tengah eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah (Timteng). Hanya saja, demi terus mempertahankan soliditas ketahanan pangan itu, pemerintah perlu menjaga harga pupuk selalu terjangkau bagi petani dengan tidak mengurangi subsidi bila terjadi keterbatasan fiskal efek perang di Timteng. Pupuk yang cukup dengan harga murah penting untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan nasional.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Hermanto Siregar menyatakan, secara objektif, ketahanan pangan Indonesia saat ini cukup bagus. Terbukti, produksi beras Indonesia di 2025 mengalami surplus dan memenuhi target swasembada. Artinya, produksi dikurangi konsumsi beras pada 2025 menghasilkan kelebihan produksi hingga 17 juta ton atau tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

