Amar Bank Ungkap Potensi UMKM
JAKARTA, investor.id - PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menegaskan peran perbankan digital sebagai enabler untuk memperkuat ketahanan ekonomi digital Indonesia dengan pentingnya memberdayakan potensi besar UMKM dalam menyikapi momentum pemulihan ekonomi.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Digital Banking & Economic Outlook 2026: Awakening Indonesia’s Sleeping Giant yang diselenggarakan Amar Bank di Jakarta, Selasa (10/3/2025).
Amar Bank menyoroti UMKM sebagai “sleeping giant” yang menyimpan potensi besar, namun masih menghadapi kesenjangan akses terhadap layanan keuangan formal dan pembiayaan yang membutuhkan banyak persyaratan.
“Kami melihat potensi besar UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang perlu diakselerasi pertumbuhannya. Melalui solusi keuangan digital yang aman, andal, dan mudah diakses, perbankan digital dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan berdaya saing. Di Amar Bank, kami berkomitmen untuk awakening Indonesia’s sleeping giant dengan memberdayakan jutaan UMKM agar dapat memanfaatkan ekosistem keuangan digital secara optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan tangguh,” ujar Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian dikutip dari keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).
Hal ini diamini oleh Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda, yang menyebut bahwa keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku UMKM di Indonesia. Menurutnya, meskipun pemerintah menargetkan porsi kredit UMKM sebesar 30 persen dari total kredit perbankan, realisasinya saat ini masih berada di kisaran 20 persen.
“Ini disebabkan salah satunya oleh tingkat adopsi layanan keuangan yang masih timpang antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Selain itu, banyak pelaku UMKM menghadapi hambatan administratif dalam mengakses pembiayaan dari perbankan, sehingga mereka masih mengandalkan modal pribadi maupun pinjaman dari keluarga,” jelas Nailul.
Tantangan pembiayaan UMKM ini juga sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan sektor ekonomi digital, sehingga kehadiran Amar Bank dapat menjawab kebutuhan secara praktis dan lebih relevan.
Merespons hal ini, Senior Vice President of MSME Amar Bank Josua Sloane Solagracia menegaskan bahwa Amar Bank berkomitmen menghadirkan solusi yang relevan untuk membantu pelaku UMKM mengatasi berbagai kendala dalam mengakses layanan keuangan formal, khususnya dalam memperkuat kesiapan usaha dan pengelolaan bisnis agar lebih tertata.
“Amar Bank membantu pelaku UMKM menata administrasi dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih rapi, terstruktur, dan terdokumentasi melalui Amar Bank Bisnis. Solusi ini tidak hanya mendukung efisiensi operasional sehari-hari, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Dengan rekam jejak keuangan yang lebih baik, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk dinilai layak secara objektif oleh lembaga keuangan dan mengakses pembiayaan formal secara lebih luas,” ujar Josua.
Tahun Kuda Api
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


