Sabtu, 4 April 2026

Partisipasi Publik Kunci Tekan Kecelakaan selama Mudik

Penulis : Emanuel Kure
11 Mar 2026 | 12:51 WIB
BAGIKAN
Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto dalam diskusi Berkendara Aman & Selamat yang digelar Jarak Aman di Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Foto: B-Universe/ Eman)
Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto dalam diskusi Berkendara Aman & Selamat yang digelar Jarak Aman di Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Foto: B-Universe/ Eman)

JAKARTA,investor.id - Partisipasi publik, khususnya para pemudik, menjadi kunci untuk menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan saat musim mudik Lebaran tahun 2026.

"Kita tahu bahwa faktor manusia merupakan pemicu kecelakaan lalu lintas jalan yang dominan. Karena itu, para pemudik perlu meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang rendah risiko guna memangkas fatalitas kecelakaan di jalan," ujar Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto dalam diskusi Berkendara Aman & Selamat yang digelar Jarak Aman di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dia menegaskan, partisipasi publik punya andil besar untuk menekan kasus maupun fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan. Caranya dengan memahami potensi terjadinya kecelakaan saat berkendara, termasuk menerapkan manajemen perjalanan mudik yang sehat dan selamat.

Advertisement

“Pemudik perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum bepergian dan secara disiplin beristirahat guna menjaga kebugaran sebagai bekal senantiasa berkonsentrasi saat berkendara," saran Edo Rusyanto.

Edo menilai, penurunan kasus dan fatalitas kecelakaan saat musim mudik Lebaran tahun 2025, selain buah dari sinergisitas para pemangku kepentingan keselamatan jalan, ada juga unsur partisipasi publik. Partisipasi itu berupa kesadaran pentingnya berlalulintas jalan yang aman dan selamat.

“Mengutip data periode Operasi Ketupat Korlantas Polri tahun 2025, kasus kecelakaan selama periode itu turun sekitar 31 persen, sedangkan fatalitas atau korban meninggal dunia turun 53 persen," terang Edo Rusyanto.

Dia menjelaskan, data Operasi Ketupat 2025 itu menyebutkan ada 3.181 kasus kecelakaan dan merenggut 787 korban jiwa.

Sementara itu, Senior Trainer Global Defensive Driving Consulting (GDDC) Lilik Andi Baryono menyatakan, semua akan sia-sia setelah terliat kecelakaan. Tidak hanya merugikan kesehatan, tapi juga harta benda, waktu hingga masa depan atau karir.

"Karena itu, kecelakaan harus dicegah. Kita tahu, penyebab umum kecelakaan adalah soal gagalnya antisipasi saat berkendara," ujar Lilik.

Kegagalan mengantisipasi situasi saat mengemudi salah satunya dipicu oleh sang pengemudi kelelahan. Karena itu, untuk mengatasi kelelahan, pengemudi harus beristirahat berkisar 15-20 menit setiap 2 jam berkendara. "Selain itu, hindari konsumsi kafein berlebih dan perbanyak konsumsi air putih," tambah Lilik.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 16 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia