HET Minyakita Belum Berubah Meskipun Harga Plastik Naik
JAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta komitmen pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga minyak goreng kemasan, khususnya Minyakita, di tengah isu kenaikan harga bahan baku bijih plastik. Meski biaya kemasan meningkat, pemerintah menegaskan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita belum mengalami penyesuaian.
Direktur Bina Usaha Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, menjelaskan bahwa kenaikan harga bijih plastik berdampak langsung pada komoditas yang menggunakan kemasan plastik, termasuk minyak goreng premium dan Minyakita. Hal ini terdeteksi dalam pantauan 10 hari terakhir pasca-Lebaran.
“Untuk Minyakita kami tetap mengharapkan support dan dukungan komitmen dari pelaku usaha untuk tetap harganya sesuai dengan HET, tidak ada perubahan, belum ada penyesuaian sama sekali,” ujar Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, seperti dikutip dari Antara pada Senin (6/4/2026).
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 2 April 2026, harga minyak goreng premium tercatat Rp 21.433 per liter (naik 0,05%) dan minyak goreng curah Rp 19.081 per liter (naik 0,22%).
Sebaliknya, Minyakita justru tercatat turun tipis 0,25% menjadi Rp 15.877 per liter dibandingkan pekan sebelumnya. Adapun HET Minyakita di tingkat konsumen adalah sebesar Rp 15.700 per liter.
Hingga saat ini, sebanyak 19 provinsi dilaporkan masih menjual Minyakita sesuai HET, mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga NTB. Namun, Kemendag mengakui masih adanya kendala distribusi di kawasan Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku yang memicu harga eceran lebih tinggi.
Nawandaru menekankan bahwa Minyakita merupakan instrumen penting pemerintah untuk mengintervensi pasar agar masyarakat tetap mendapatkan akses minyak goreng dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga global.
“Kami harapkan keberadaan Minyakita ini bisa menjaga harga, artinya preferensi masyarakat masih bisa terjaga dengan adanya ketersediaan Minyakita di pasar-pasar. Ini yang menjadi concern kami,” tandas dia.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





