Minggu, 21 Juni 2026

HET Minyakita Belum Berubah Meskipun Harga Plastik Naik

Penulis : Prisma Ardianto
6 Apr 2026 | 17:45 WIB
BAGIKAN
Warga membeli Minyakita di salah satu toko di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Warga membeli Minyakita di salah satu toko di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta komitmen pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga minyak goreng kemasan, khususnya Minyakita, di tengah isu kenaikan harga bahan baku bijih plastik. Meski biaya kemasan meningkat, pemerintah menegaskan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita belum mengalami penyesuaian.

Direktur Bina Usaha Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, menjelaskan bahwa kenaikan harga bijih plastik berdampak langsung pada komoditas yang menggunakan kemasan plastik, termasuk minyak goreng premium dan Minyakita. Hal ini terdeteksi dalam pantauan 10 hari terakhir pasca-Lebaran.

“Untuk Minyakita kami tetap mengharapkan support dan dukungan komitmen dari pelaku usaha untuk tetap harganya sesuai dengan HET, tidak ada perubahan, belum ada penyesuaian sama sekali,” ujar Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, seperti dikutip dari Antara pada Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 2 April 2026, harga minyak goreng premium tercatat Rp 21.433 per liter (naik 0,05%) dan minyak goreng curah Rp 19.081 per liter (naik 0,22%).

Sebaliknya, Minyakita justru tercatat turun tipis 0,25% menjadi Rp 15.877 per liter dibandingkan pekan sebelumnya. Adapun HET Minyakita di tingkat konsumen adalah sebesar Rp 15.700 per liter.

Hingga saat ini, sebanyak 19 provinsi dilaporkan masih menjual Minyakita sesuai HET, mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga NTB. Namun, Kemendag mengakui masih adanya kendala distribusi di kawasan Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku yang memicu harga eceran lebih tinggi.

Nawandaru menekankan bahwa Minyakita merupakan instrumen penting pemerintah untuk mengintervensi pasar agar masyarakat tetap mendapatkan akses minyak goreng dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga global.

“Kami harapkan keberadaan Minyakita ini bisa menjaga harga, artinya preferensi masyarakat masih bisa terjaga dengan adanya ketersediaan Minyakita di pasar-pasar. Ini yang menjadi concern kami,” tandas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 29 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia