Industri Plastik Bisa Tumbuh 4,5%
7 Apr 2026 | 10:30 WIB
JAKARTA,investor.id - Industri plastik nasional menghadapi tekanan berat akibat perang di Timur Tengah (Timteng), yang membuat ketidakpastian pasokan bahan baku. Meski begitu, industri tersebut diperkirakan bakal tumbuh 4,5% pada tahun ini.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono menerangkan, tekanan utama industri saat ini berasal dari terganggunya rantai pasok global, khususnya bahan baku nafta yang masih sepenuhnya bergantung pada impor. “Kalau melihat kondisi sekarang, memang ada tekanan. Tapi kita masih optimistis pertumbuhan industri plastik bisa tetap di kisaran 4,5%, meskipun tidak akan terlalu tinggi,” ujar Fajar kepada Investor Daily dikutip Senin (6/4/2026).

