Minggu, 21 Juni 2026

DPR Tekankan Sektor Swasta Penting Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Penulis : Yustinus Patris Paat
8 Apr 2026 | 22:56 WIB
BAGIKAN
Anggota DPR Robert Joppy Kardinal di acara peresmian showroom dan outlet terbaru Sanwa Group di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (8/4/2026).
Anggota DPR Robert Joppy Kardinal di acara peresmian showroom dan outlet terbaru Sanwa Group di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (8/4/2026).

JAKARTA, investor.id – Sektor swasta berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global saat ini. Keberadaan swasta menjadi roda penggerak yang dapat menjaga putaran ekonomi saat rantai pasok dunia terganggu.

Hal ini disampaikan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal seusai menghadiri peresmian showroom dan outlet terbaru Sanwa Group di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (8/4/2026). 

Menurut Robert, langkah ekspansi yang dilakukan Sanwa Group menjadi contoh konkret bagaimana pelaku usaha tetap bisa tumbuh dan berkontribusi di tengah tekanan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

“Sekecil apa pun usaha yang dibuka, dampaknya sangat besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Ini membantu pemerintah menjaga roda ekonomi tetap bergerak,” ujar Robert dalam acara tersebut.

Robert menilai, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional, terutama saat dunia menghadapi ketidakpastian berkepanjangan.

Robert juga menyoroti konflik global yang masih berlangsung di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, yang dinilai berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia. 

"Peperangan ini mengganggu rantai pasok global. Bahkan setelah konflik selesai, proses pemulihan ekonomi tidak akan instan dan membutuhkan waktu panjang," tandas dia.

Karena itu, kata Robert, kreativitas dan inovasi pelaku usaha menjadi faktor penentu agar tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah tekanan pasar.

Dia optimistis, dengan kolaborasi yang tepat serta inovasi berkelanjutan, sektor swasta akan menjadi motor utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Robert juga mengapresiasi inovasi produk Sanwa Group yang dinilai ramah lingkungan, khususnya penggunaan material aluminium sebagai pengganti kayu untuk pintu dan jendela. 

"Inovasi ini membantu mengurangi ketergantungan terhadap kayu. Artinya, kita ikut menjaga kelestarian hutan dan ekologi," tutur dia.

Dia bahkan melihat peluang besar bagi produk-produk inovatif tersebut untuk masuk dalam program strategis pemerintah, seperti pembangunan tiga juta rumah yang tengah digencarkan.

"Kalau bisa digunakan dalam program pembangunan rumah, ini akan sangat membantu. Kita tidak lagi bergantung pada kayu untuk konstruksi," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Sanwa Group, Patricia L, mengatakan pembukaan outlet di Serpong merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan yang telah berjalan selama satu dekade di Indonesia. 

“Ini outlet kedua kami di Tangerang. Selama 10 tahun, bisnis kami terus berkembang dan kini kami memiliki pabrik sendiri dengan ratusan tenaga kerja,” ungkap Patricia.

Dia menambahkan, ekspansi ini tidak hanya bertujuan memperluas pasar, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat di berbagai daerah. Menurut Patricia, produk yang ditawarkan di outlet tersebut mencakup pintu dan jendela aluminium serta sistem pencahayaan dan elektrikal untuk kebutuhan hunian modern.

Produk-produk tersebut, lanjutnya, memiliki keterkaitan erat dengan program pembangunan nasional, khususnya sektor perumahan.

“Kami berharap bisa berkontribusi dalam program pemerintah, termasuk pembangunan jutaan rumah, dengan menyediakan material yang berkualitas dan efisien,” katanya.

Tak hanya itu, Sanwa Group juga menggandeng pelaku usaha lokal dan UMKM dalam rantai bisnisnya, mulai dari distribusi hingga penyediaan bahan baku.

“Kami melibatkan banyak pelaku usaha lokal, termasuk penyedia jasa transportasi dan pemasok bahan. Ini bagian dari komitmen kami untuk tumbuh bersama," pungkas Patricia.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 29 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia