Harga Perak Berhasil Balik Arah
JAKARTA, investor.id - Harga perak dunia kembali menguat pada pembukaan perdagangan Rabu malam, 18 Februari 2026.
Dikutip dari Kitco News, Kamis (19/2/2026) harga perak kontrak Maret naik US$ 4,30 ke level US$ 77,81 per troy ons.
Baca Juga:
Harga Perak Terseret Arus Sentimen GandaSementara itu, harga perak spot menguat ke kisaran US$ 76,80 pada Rabu malam (18/2) waktu AS.
Harga perak menguat di tengah perhatian investor terhadap risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC), yang akan dirilis pada Kamis hari ini (19/2). Pada rapat FOMC bulan Januari 2026, para pembuat kebijakan The Fed memilih untuk mempertahankan suku bunga AS tetap stabil.
Dorongan untuk memangkas suku bunga disebut-sebut akan menjadi pendorong bagi pasar komoditas, termasuk perak.
Sebelumnya, pada hari Selasa (17/2) Gubernur The Fed Michael Barr mengatakan bahwa suku bunga harus tetap stabil untuk beberapa waktu sampai para pejabat melihat kemungkinan yang lebih besar bahwa inflasi menuju target 2% bank sentral.
Adapun Presiden Fed Bank of Chicago, Austin Goolsbee mengatakan dalam keterangan terpisah bahwa ada potensi untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini jika inflasi terus berada di jalur menuju target tersebut.
Analis di bank Australia, ANZ mengaku optimistis terhadap perak. Namun, analis tersebut mengatakan bahwa karena volatilitasnya, harga perak diperkirakan tidak akan mengungguli emas tahun ini.
“Kinerja perak akan tetap terikat pada harga emas; permintaan investasi yang kuat menyisakan ruang kenaikan harga,” kata para analis di ANZ.
“Meskipun demikian, kinerja perak yang lebih baik tampaknya akan berakhir, karena permintaan industri mulai merespons harga yang lebih tinggi dan investor menjadi lebih berhati-hati. Kisaran perdagangan untuk perak kemungkinan akan lebih luas," beber analis tersebut.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






