Sabtu, 4 April 2026

Budaya Lokal Ikut Berpengaruh Terhadap Pilihan Konsumen

Penulis :  Imam Suhartadi
2 Apr 2026 | 23:21 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bisnis. Foto: Pixabay.
Ilustrasi bisnis. Foto: Pixabay.

JAKARTA, investor.id - Preferensi konsumsi air kemasan tidak sepenuhnya seragam. Seperti Jepang dan Sri Lanka misalnya dimana penjualan air kemasan tidak didominasi oleh air mineral.

Penjualan air kemasan Jepang dominasi oleh minuman teh, terutama merek Oi Ocha yang mencerminkan budaya konsumsi teh yang kuat. Sementara itu, Pakistan dan Australia penjualan air kemasan dipimpin oleh merek global seperti Pepsi dan Coca-Cola.

Kasus unik terlihat di Sri Lanka, dimana minuman tradisional Orange Barley produksi Elephant House tetap menjadi favorit nasional. Hal ini menunjukkan kuatnya pengaruh budaya lokal terhadap pilihan konsumen. Demikian keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Advertisement

Dominasi ini mencerminkan kuatnya preferensi konsumen terhadap air minum kemasan lokal sebagai pilihan utama konsumsi harian. Air minum kemasan dipilih karena dianggap kebutuhan esensial yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Di berbagai negara Asean lain, kekuatan brand domestik juga tetap menonjol. Malaysia mengandalkan merek lokal Spritzer. Singapura dengan Dasani, merek Singha di Thailand, Wilkins di Filipina, dan La Vie di Vietnam.

Sedangkan Korea Selatan memiliki Samdasoo, India dengan Bisleri, Di Cina dipimpin Nongfu Spring, merk Almarai di Arab Saudi, Erikli di Turki, dan Damavand di Iran. Semua produk lokal ini berhasil mempertahankan dominasi pasar melalui kombinasi harga kompetitif, jangkauan distribusi luas, dan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi.

Mengutip data instagram @Seasia.stats menunjukkan Aqua masih mendominasi kekuatan dominasi dalam industri AMDK dan mencatatkan volume penjualan terbesar di Tanah Air.

Ini menunjukkan brand nasional mampu bertahan dan memimpin di tengah kompetisi industri minuman regional yang semakin ketat. 

Fenomena ini menunjukkan bahwa meski perusahaan global memiliki skala besar, kekuatan merek lokal tetap menjadi faktor utama dalam membentuk pasar minuman botolan di banyak negara Asia.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 9 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 35 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 38 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 51 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia