Minggu, 5 April 2026

Pertamina EP Sukses Mengebor 40 Sumur Eksploitasi

Penulis : Gora Kunjana
8 Jan 2016 | 19:09 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – PT Pertamina EP berhasil melakukan kegiatan pemboran sumur eksploitasi melebihi target yang sudah ditetapkan. Dari 37 sumur yang ditetapkan sepanjang 2015, perseroan berhasil melakukan kegiatan pemboran sebanyak 40 sumur.


Hal tersebut disampaikan A Rony Gunawan, President Direktur PT Pertamina EP, saat bertemu media, di Jakarta, Kamis, (7/1). Rony mengatakan meski kondisi industri migas global masih belum mengalamai perbaikan terutama harga minyak yang masih terus berada di bawah US$ 40 per barel, Pertamina EP tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan produksi. “Komitmen kami adalah tidak boleh mengurangi produksi,” tegas Rony.


Advertisement

Berbagai upaya yang dilakukan untuk terus memper tahankan produksi sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, diantaranya melalui kegiatan reaktifasi sumur, reparasi dan berbagai kegiatan lain yang tidak membutuhkan biaya dan investasi yang lebih besar. Sementara kegiatan-kegiatan yang membutuhkan investasi besar, sementara akan ditahan dulu, menunggu situasi global dan harga minyak membaik.


Kesuksesan kegiatan pemboran yang dilakukan Pertamina EP di 2015, lanjut Rony, terletak pada berbagai inovasi yang dilakukan oleh karyawan Pertamina EP di hampir semua lapangan. Di hampir semua lapangan, terbentuk Gugus Kendali mutu (GKM) yang bertugas melakukan berbagai kegiatan inovasi. Di beberapa lapangan yang selama ini tidak ekonomis jika dilakukan kegiatan pemboran dengan menggunakan teknologi drilling, dilakukan inovasi melalui mesin pompa, sehingga bisa menghasilkan minyak, meski jumlahnya 5-10 barel.


“Walaupun jumlahnya tidak besar, tetapi bisa menambah produksi kita, di lapangan yang selama ini tidak ekonomis, kalau dibor menggunakan mesin drilling. Sekaligus juga menunjukan bahwa dengan inovasi, kita bisa menghasilkan minyak yang selama ini hanya berada di perut bumi,” jelasnya.


Lebih jauh ia mengatakan, untuk terus mempertahankan produksi sesuai target, Pertamina EP sudah mempersiapkan strategi yang harus dilakukan pada 2016. Beberapa strategi yang dilakukan diantaranya, akan melakukan kegiatan Nanang Abdul Manaf, Direktur Eksplorasi PT Pertamina EP, menambahkan kesuksesan kegiatan pemboran dan juga work over, tidak lepas dari inovasi dan efisiensi yang dilakukan oleh karyawan Pertamina EP.


Ia mencontohkan, anggaran untuk kegiatan pemboran 10 sumur, ternyata bisa dimanfaatkan untuk menambah kegiatan pemboran. Selain kegiatan pemboran, Pertamina EP juga sukses melakukan kegiatan work over bahkan melebihi target yang sudah ditetapkan. Dari rencana 13 sumur work over, terealisasi sebanyak 29 sumur. Dari 29 sumur work over tersebut, termasuk 7 kegiatan fracturing dan 1 POP.


Pertamina EP juga berencana akan menambah pemboran sumur sebanyak 12 sumur di 2016. Lapangan yang dipilih di lapangan-lapangan yang memiliki prospek dan potensi cukup besar. “Lokasi yang kita pilih untuk di 2016, tentu lapangan-lapangan yang memang masih memiliki potensi besar. Jawa Barat dan Sumatera Selatan, masih menjadi pilihan utama,” tegasnya.


Sementara terkait realisasi produksi di 2015, Rony Gunawan mengatakan produksi minyak dan gas Pertamina EP pada 2015 memang belum mencapai target yang ditetapkan dalam RKAP. Faktor harga minyak dunia yang masih melemah menjadi alasan utama, ditambah lagi, kondisi sumur minyak Pertamina yang mayoritas sudah berusia tua serta kondisi geografis Indonesia, dimana lapangan Pertamina EP tidak berada di satu lokasi, tetapi tersebar di 50 kabupaten dan 14 provinsi di Indonesia.


Pada 2015, produksi minyak Pertamina EP sebesar 100,555 atau 87 persen dari target 115,100 BOPD. Sementara produksi gas terealisasi sebesar 1,015 MMSCFD atau 97 persen dari target sebesar 1,052 MMSCFD. Sementara untuk 2016, target produksi minyak Pertamina EP sebesar 103.000 BOPD dan target produksi gas sebesar 1.064 MMSCFD. (es)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 45 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 58 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 58 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia