Cadangan BBM Nasional Naik Jadi 25 Hari
JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional bertambah menjadi 25 hari dengan mulai beroperasinya tangki penyimpanan 730 ribu kiloliter (KL) di Teluk Lekup, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pembangunan tangki penyimpanan BBM diperlukan guna meningkatkan ketahanan energi Indonesia.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, ketersediaan energy menjadi tantangan dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dari sektor minyak bumi misalnya, kebutuhan Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari (bph), sementara produksi nasional hanya sekitar 800 ribu bph. Impor menjadi salah satu jalan yang harus dilakukan untuk menutup selisih ini.
Untuk itu, Indonesia perlu membangun tangki penyimpanan untuk BBM yang diimpor, termasuk proyek yang dikerjakan oleh PT Oiltanking Karimun di Teluk Lekup, Kepulauan Riau. Pembangunan tangki ini disebutnya sudah mampu menaikkan cadangan BBM nasional selama tiga hari.
Saat ini, sesuai data PT Pertamina (Persero) cadangan BBM yang dimilikinya cukup untuk sekitar 22 hari.
“Kalau dibagi, kebutuhan (BBM) kita 68 juta KL dalam setahun atau sekitar 250-300 ribu KL per hari. Kalau ini (tangki penyimpanan di Karimun) 730 ribu KL, jadi ada sekitar tiga hari penambahan cadangan (BBM) di seluruh Indonesia,” kata dia dikutip dari keterangan resmi di laman Kementerian ESDM, pekan lalu. (bersambung)
Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/energy/karimun-dekat-dengan-pasar-minyak-dunia/159096
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


