Transaksi Agen BRILink Tembus Rp 843,2 Triliun
JAKARTA, investor,id – AgenBRILink, yang merupakan kepanjangan tangan BRI dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan, memiliki peran penting dalam penerapan sustainable finance di Indonesia. Sepanjang tahun 2020 transaksi melalui Agen BRILink menembus Rp 843,2 triliun.
BRILink merupakan layanan branchless banking BRI untuk mendukung penuh Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif) dan LKD (Layanan Keuangan Digital), serta memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan keuangan seperti melakukan transaksi perbankan.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, BRI bekerja sama dengan para nasabah untuk menjadi agen yang dapat melayani transaksi perbankan secara online dengan menggunakan berbagai device seperti Electronic Data Capture (EDC) maupun ponsel pintar. AgenBRILink memberikan layanan transaksi perbankan seperti transfer, setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, dan transaksi lainnya.
Hingga akhir Desember 2020 tercatat sebanyak 504.233 orang di seluruh pelosok Indonesia telah menjadi AgenBRILink. "Jumlah Agen BRILink di sepanjang tahun 2020 tercatat meningkat sebanyak 82.073 orang, dan apabila di rata rata per jam terdapat sembilan orang menjadi agen yang kemudian memiliki peran terhadap meningkatnya inklusi dan literasi keuangan di lingkungan sekitarnya," tutur Sunarso dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2).
Dalam pengembangan sosial yang berkelanjutan (sustainable social development), AgenBRILink berkontribusi terhadap perputaran uang (sales volume) senilai Rp 843,2 triliun sepanjang periode Januari hingga Desember 2020. Angka tersebut tumbuh 25% apabila dibandingkan dengan sales volume Agen BRILink pada periode Januari-Desember 2019 yang tercatat sebesar Rp 672,6 triliun.
Keberadaan Agen BRILink dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan tercermin dari data referral simpanan dan referral pinjaman hingga akhir tahun 2020. Referral simpanan tumbuh 72% secara tahunan (year on year/yoy) dan referral pinjaman tumbuh 112% (yoy). Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat semakin terbiasa bertransaksi perbankan melalui agen bank.
"Untuk mengungkit ekonomi, (BRI) tidak hanya memberikan pekerjaan dan menyalurkan kredit semata, namun BRI terus mendorong peningkatan velocity of money melalui transaksi digital yang mudah dan cepat sehingga akan meng-create pertumbuhan," ujar Sunarso.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Tag Terpopuler
Terpopuler





