Sabtu, 4 April 2026

Inovasi Produk, Sequis Life Raup Laba Bersih Rp 438,14 Miliar

Penulis : Prisma Ardianto
7 Sep 2021 | 15:25 WIB
BAGIKAN
Sequis Life. Sumber: sequis.co.id
Sequis Life. Sumber: sequis.co.id

JAKARTA, Investor.id - PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) membukukan pendapatan premi sebesar Rp 1,54 triliun atau turun 3,9% secara tahunan (year on year/yoy). Namun demikian, laba bersih perseroan tumbuh 3,97% (yoy) menjadi Rp 438,14 miliar.

Mengacu pada laporan keuangan Sequis Life sampai dengan semester I-2021, laba bersih di antaranya didorong dari hasil investasi yang berbalik positif menjadi sebesar Rp 54,43 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya tercatat hasil investasi dibukukan negatif Rp 779,39 miliar.

Laba bersih yang berhasil dibukukan juga relatif belum optimal seiring dengan jumlah beban klaim dan manfaat yang tercatat meningkat. Total beban dan manfaat tumbuh 10,95% (yoy) menjadi Rp 1,42 miliar. Klaim penebusan unit menjadi salah satu kontributor terbesar yakni Rp 838,56 miliar atau tumbuh 10,21% (yoy). Sementara klaim dan manfaat yang dibayarkan juga meningkat 31,49% (yoy) menjadi Rp 561,66 miliar.

Jika dirinci, total klaim sebesar Rp 333,75 miliar dan total manfaat sebesar Rp 1,07 triliun. Klaim kematian dan kesehatan terkait Covid-19 yang telah dibayarkan perusahaan sampai dengan Juli 2021 telah mencapai lebih dari Rp 195,95 miliar untuk lebih dari 8.300 kasus, 52.8% berasal dari klaim kematian dan sisanya klaim kesehatan.

Advertisement

Tingkat solvabilitas atau risk based capital (RBC) dijaga kuat di posisi 526% pada semester I-2021, meski relatif turun dibandingkan periode sebelumnya yakni 629%. Total aset Sequis Life mencapai Rp 18,80 triliun atau tumbuh 6,6% year to date (ytd), didorong aset investasi yang meningkat 4,95% (ytd) menjadi Rp 17,67 triliun.

President Director & CEO Sequis Tatang Widjaja, mengatakan bahwa kinerja Sequis dapat bertahan positif salah satunya ditopang oleh inovasi produk dan digital yang sedang digalakkan perusahaan. Salah satunya adalah inovasi asuransi kesehatan dengan premi relatif murah.

“Yaitu Super Well Protection dan Super Care Protection melalui kanal digital Super You yang hadir pada pada masa pandemi (Juni 2021) disambut baik oleh masyarakat. Karena saat ini kebutuhan akan perlindungan kesehatan tinggi peminatnya tapi terkendala biaya premi. Sehingga kedua inovasi produk ini adalah jawaban bagi kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat,” ucap dia melalui keterangannya, Selasa (7/9).

Sequis juga melakukan strategi optimalisasi produk yang sudah ada, yaitu pada produk asuransi Q Smart Life New Gen Insurance yang memberikan perlindungan jiwa seumur hidup (hingga 100 tahun). Dalam hal ini, nasabah tidak perlu membayar premi seumur hidup karena masa pembayaran premi bisa ditentukan sejak awal yakni 5,10,15, atau 20 tahun.

Editor: Totok Subagyo

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 menit yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 28 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 43 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 1 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 1 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Business 2 jam yang lalu

PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia