Minggu, 5 April 2026

Sequis Life Ajak ‘Reset’ Finansial Usai Lebaran

Penulis : Indah Handayani
1 Apr 2026 | 15:40 WIB
BAGIKAN
halalbihalal bertajuk Better Tomorrow Starts Today: Feel Good, Stay Healthy, Be Protected yang digelar Sequis Life bersama media
Sumber; Ist
halalbihalal bertajuk Better Tomorrow Starts Today: Feel Good, Stay Healthy, Be Protected yang digelar Sequis Life bersama media Sumber; Ist

JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Jiwa Sequis Life mengajak masyarakat melakukan ‘reset’ finansial dan gaya hidup pasca-Lebaran guna memulihkan kondisi keuangan sekaligus menjaga kesehatan setelah periode konsumtif selama Ramadan dan libur panjang.

Chief of Human Resources & Corporate Services Sequis Life, Agustina Samara, menilai momentum setelah Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi ulang prioritas hidup, terutama di tengah tekanan finansial dan risiko kesehatan yang kerap meningkat.

“Feel good bukan sekadar suasana hati, tetapi rasa tenang karena kondisi keuangan terkendali dan kesehatan terjaga. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap keluarga,” ujar dia di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, keseimbangan antara kesehatan dan finansial menjadi kunci membangun masa depan yang lebih baik. Pola hidup sehat perlu dibarengi dengan proteksi, sementara perencanaan keuangan yang disiplin akan membuat perlindungan finansial menjadi optimal.

Faculty Head Sequis Quality Empowerment (STAE) Sequis Life Yan Ardhianto Handoyo menekankan, ketahanan finansial tidak semata ditentukan oleh besarnya penghasilan, tetapi oleh disiplin dalam mengelola arus kas dan risiko.

Pasca-Lebaran, tekanan keuangan biasanya meningkat akibat akumulasi pengeluaran untuk mudik, konsumsi, hingga pemberian hadiah. Karena itu, diperlukan strategi pemulihan yang terencana agar tidak berujung pada masalah jangka panjang.

“Ini momentum tepat untuk reset finansial, mulai dari mengatur arus kas, mengendalikan utang, menyiapkan dana darurat, hingga melengkapi dengan proteksi,” jelas Yan.

Yan menyarankan alokasi keuangan ideal, yakni sekitar 50–60% untuk kebutuhan rutin, 10–20% untuk tabungan dan dana darurat, serta dilengkapi instrumen perlindungan seperti asuransi jiwa dan kesehatan. “Asuransi bukan sekadar biaya, tetapi instrumen untuk meminimalkan dampak finansial dari risiko tak terduga,” tegasnya.

Risiko Kesehatan Mengintai

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia