Sabtu, 4 April 2026

BFI Finance Perusahaan Terbaik Sektor Finansial di Asia

Penulis : Investor Daily
24 Sep 2021 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Foto Gedung BFI Finance Head Office di Serpong
Foto Gedung BFI Finance Head Office di Serpong

TANGERANG SELATAN, investor.id – Mengarungi laju di semester dua tahun ini, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) meraih penghargaan “Asia’s Outstanding Companies Poll 2021” (AOCP 2021).

Penghargaan ini menobatkan BFI Finance gelar perusahaan terbaik untuk sektor finansial (financials sector) bersanding dengan beragam perusahaan lain dari 12 negara lainnya di Asia.

Penilaian AOCP 2021 ini berdasarkan sistem voting yang melibatkan sebanyak 1.071 manajer investasi, buy-side analyst, bankir, dan perusahaan-perusahaan analis lain dengan voting berakhir pada 16 Juli 2021 lalu.

Apresiasi dari AOCP 2021 ini merupakan bentuk identifikasi dan pengakuan terhadap perusahaan-perusahaan terbuka (listed company) yang konsisten menorehkan kinerja positif, pengelolaan manajemen yang mumpuni, penerapan tanggung jawab sosial Perusahaan yang baik, dan investorrelations yang excellent.

Advertisement
BFI Finance Perusahaan Terbaik Sektor Finansial di Asia
Foto Gedung BFI Finance Head Office di Serpong

“Pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan dari seluruh stakeholder Perusahaan, khususnya dari kalangan investor dan pasar modal. Di tengah tantangan yang timbul akibat pandemi Covid -19 yang berlangsung, kami optimis untuk terus memberikan performa yang terbaik kepada seluruh stakeholder Perusahaan khususnya pelayanan terbaik kepada konsumen kami,” ujar Sudjono, Direktur Keuangan BFI Finance, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

BFI Finance konsisten mencatat kinerja solid dan pruden di tengah pandemi Covid-19 yang masih membayangi industri pembiayaan dengan mencetak laba bersih Rp487,42 miliar pada enam bulan pertama 2021, atau melonjak 46,8% year-on-year (yoy) dan 12,4% quarter-on-quarter (qoq). Kenaikan laba ini seiring dengan meningkatnya nilai pembiayaan baru sebesar 48,7% menjadi Rp6,1 triliun dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, nilai kapitalisasi pasar Perusahaan meningkat sebesar 215,6% dari Rp4,5 triliun per akhir Juni 2020 menjadi Rp14,2 triliun di akhir Juni 2021.

Sudjono menambahkan, apresiasi AOCP 2021 juga menjadi motivasi untuk terus melanjutkan transformasi digital Perusahaan demi kemudahan, kecepatan, dan keamanan bertransaksi para konsumen dan mitra bisnisnya.

Berbagai inisiatif digital dilakukan, diantaranya melalui BFI Connect (https://connect.bfi.co.id/), suatu sistem Open API yang hadir untuk mengintegrasikan layanan dan produk BFI Finance ke dalam platform digital milik para mitra, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi proses transaksi.

Selain itu, BFI Finance juga memiliki anak usaha PT Finansial Integrasi Teknologi dengan nama platform Pinjam Modal (https://pinjammodal.id/) yang bergerak di bidang peer-to-peer lending untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha guna memperoleh akses keuangan.

Pinjam Modal telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tanggal 19 Mei 2020.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 11 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 25 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 58 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 58 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 2 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 2 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia