Minggu, 5 April 2026

Buana Finance (BBLD) Raih Fasilitas Kredit dari Bank Jago (ARTO) Rp 250 M

Penulis : Prisma Ardianto
27 Des 2022 | 05:00 WIB
BAGIKAN
buana finance
buana finance

JAKARTA, investor.id  - PT Buana Finance Tbk (BBLD) raih fasilitas kredit tambahan dari PT Bank Jago Tbk (ARTO) senilai Rp 250 miliar. Hal itu ditandai penandatanganan Adendum Perjanjian Fasilitas Kredit antara kedua pihak, pada Jumat, Desember 2022.

Corporate Secretary Buana Finance (BBLD) Ahmad Khaetami mengatakan, dampak kejadian dan fakta material ini berdampak positif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan usaha perusahaan yang juga merupakan emiten.

"Sehubungan dengan penambahan plafon fasilitas term loan kepada Perseroan sebesar Rp 250 miliar sehingga total plafon menjadi sebesar Rp 750 miliar dengan tenor maksimal 48 bulan," ungkap Ahmad dalam keterbukaan informasi, Senin (26/12/2022).

ADVERTISEMENT

Selain itu, lanjut dia, kesepakatan kedua pihak juga menyangkut perpanjangan availability period fasilitas pinjaman promes berjangka (PPB). Perpanjangan berlaku sampai dengan satu tahun ke depan dengan nominal tetap sebesar Rp 200 miliar.

Mengacu laporan keuangan Buana Finance hingga September 2022, pinjaman bilateral dengan bank dan non bank mencapai Rp 2,53 triliun. Nilai itu meningkat 57,17% secara year to date (ytd) dibandingkan Desember 2021 sebesar Rp 1,61 triliun. Dengan rata-rata suku bunga efektif per tahun sebesar 8,73% pada 2022, lebih rendah dibandingkan 2021 sebesar 9,27%.

BBLD juga tidak lagi mencatatkan pendanaan sindikasi dengan mata uang asing per September 2022. Sebelumnya, terdapat pendanaan sindikasi senilai Rp 323,39 miliar dengan mata uang Yen Jepang per Desember 2022 dari BCA dan Standard Chartered Bank.

Peningkatan pendanaan dari bank itu diikuti gearing ratio (Debt to Equity) yang naik dari 1,77 kali per Desember 2021 menjadi 2,21 kali pada September 2022. Namun demikian, masih jauh dari batas maksimal yang ditentukan regulator yakni 10 kali.

Di samping itu, perusahaan masih memiliki kelonggaran tarik dari fasilitas pinjaman sebesar Rp 552,70 miliar per September 2022. Memang cenderung menurun dari periode Desember 2021 senilai Rp 722,98 miliar.

Adapun Buana Finance mencatat rasio permodalan sebesar 56,34%, dengan rasio ekuitas terhadap modal disetor di level 312,09%. Berikut rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) netto dan gross, masing-masing sebesar 0,15% da 1,35% per September 2022.

Upaya pendanaan ini seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan piutang pembiayaan konsumen hingga September 2022 sebesar 17,01% (ytd) menjadi Rp 2,80 triliun. Begitu juga bisnis piutang sewa pembiayaan naik 14,02% (ytd) menjadi 995,25 miliar.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia