Kolaborasi DBS Indonesia dan Home Credit Rambah 618 Ribu Segmen Underbanked
JAKARTA, investor.id – Bank DBS Indonesia dan Home Credit Indonesia telah menjalin kolaborasi dan kemitraan strategis sejak 2019 dalam rangka penyaluran pinjaman. Hingga Oktober 2023, kolaborasi tersebut telah merambah sebanyak 618.867 masyarakat underbanked, mereka yang sudah punya akses keuangan tapi untuk jenis sangat sederhana.
Demikian dilaporkan DBS Indonesia dan Home Credit melalui siaran pers pada Selasa (5/12/2023). Dari jumlah penerima pinjaman itu, mayoritas atau mencakup 54% kepada pengguna laki-laki. Selanjutnya 73% diberikan kepada mereka yang sudah menikah.
Sedangkan berdasarkan geografi, distribusi segmen underbanked terbesar ditemukan di pulau Sumatra (19%), Sulawesi (8%), dan Kalimantan (8%). Kendati demikian, masih terdapat populasi segmen underbanked yang cukup besar di provinsi Jawa Barat (17%) dan Jawa Timur (11%).
Direktur Consumer Banking DBS Indonesia Rudy Tandjung mengungkapkan, pihaknya menyadari bahwa segmen underbanked juga membutuhkan layanan perbankan. Menurut dia, Kemitraan DBS Indonesia dengan Home Credit turut membantu menjembatani kebutuhan tersebut, khususnya lewat semangat perusahaan menjadi 'More like an innovator, less like a bank’.
“Kedepannya, kami akan melebarkan sayap melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan multifinance maupun fintech untuk menjangkau semakin banyak masyarakat sehingga kehadiran bank dapat dirasakan lebih merata,” ungkap Rudy.
Selain itu, lanjut dia, sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), pihaknya pun berharap kerjasama ini mempercepat inklusi finansial dan dapat berkontribusi positif terhadap masyarakat dan kemajuan ekonomi di Indonesia. Adapun inklusi finansial merupakan salah satu fokus dari Bank DBS Indonesia yang sejalan dengan pilar keberlanjutan pertama perseroan, yaitu Responsible Banking.
Sementara itu, Direktur Home Credit Indonesia Volker Giebitz menerangkan, Home Credit dan Bank DBS Indonesia memiliki misi yang sama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyaluran pembiayaan kepada masyarakat underbanked. Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari mitra perbankan seperti Bank DBS Indonesia terhadap aktivitas penyaluran pembiayaan yang inovatif dan terpercaya yang dijalankan oleh Home Credit selama lebih dari 10 tahun di Indonesia.
“Dengan layanan yang tersedia di lebih dari 22.000 toko mitra di Indonesia, kami percaya bahwa kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia dapat membuka kesempatan-kesempatan baru bagi masyarakat sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” terang Volker.
Beroperasi sejak 2013, Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 6,1 juta pelanggan. Layanan pembiayaan Home Credit dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi My Home Credit yang sudah diunduh oleh lebih dari 17 juta pengguna terdaftar.
Selain pembiayaan barang untuk pembelian berbagai komoditas seperti smartphone, furniture, laptop, peralatan elektronik, aksesoris mobil, dan sebagainya, layanan Home Credit juga dilengkapi dengan pembiayaan fasilitas dana tunai, paylater, e-wallet, dan proteksi dengan menggandeng mitra yang memiliki izin dari otoritas berwenang.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






