Minggu, 5 April 2026

Kolaborasi DBS Indonesia dan Home Credit Rambah 618 Ribu Segmen Underbanked

Penulis : Prisma Ardianto
5 Des 2023 | 23:51 WIB
BAGIKAN
Literasi dan inklusi keuangan mahasiswa di Kampus UIN Syarief Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (1/12/2023). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym)
Literasi dan inklusi keuangan mahasiswa di Kampus UIN Syarief Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (1/12/2023). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym)

JAKARTA, investor.id – Bank DBS Indonesia dan Home Credit Indonesia telah menjalin kolaborasi dan kemitraan strategis sejak 2019 dalam rangka penyaluran pinjaman. Hingga Oktober 2023, kolaborasi tersebut telah merambah sebanyak 618.867 masyarakat underbanked, mereka yang sudah punya akses keuangan tapi untuk jenis sangat sederhana.

Demikian dilaporkan DBS Indonesia dan Home Credit melalui siaran pers pada Selasa (5/12/2023). Dari jumlah penerima pinjaman itu, mayoritas atau mencakup 54% kepada pengguna laki-laki. Selanjutnya 73% diberikan kepada mereka yang sudah menikah.

Sedangkan berdasarkan geografi, distribusi segmen underbanked terbesar ditemukan di pulau Sumatra (19%), Sulawesi (8%), dan Kalimantan (8%). Kendati demikian, masih terdapat populasi segmen underbanked yang cukup besar di provinsi Jawa Barat (17%) dan Jawa Timur (11%).

ADVERTISEMENT

Direktur Consumer Banking DBS Indonesia Rudy Tandjung mengungkapkan, pihaknya menyadari bahwa segmen underbanked juga membutuhkan layanan perbankan. Menurut dia, Kemitraan DBS Indonesia dengan Home Credit turut membantu menjembatani kebutuhan tersebut, khususnya lewat semangat perusahaan menjadi 'More like an innovatorless like a bank’.

“Kedepannya, kami akan melebarkan sayap melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan multifinance maupun fintech untuk menjangkau semakin banyak masyarakat sehingga kehadiran bank dapat dirasakan lebih merata,” ungkap Rudy.

Selain itu, lanjut dia, sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), pihaknya pun berharap kerjasama ini mempercepat inklusi finansial dan dapat berkontribusi positif terhadap masyarakat dan kemajuan ekonomi di Indonesia. Adapun inklusi finansial merupakan salah satu fokus dari Bank DBS Indonesia yang sejalan dengan pilar keberlanjutan pertama perseroan, yaitu Responsible Banking.

Sementara itu, Direktur Home Credit Indonesia Volker Giebitz menerangkan, Home Credit dan Bank DBS Indonesia memiliki misi yang sama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyaluran pembiayaan kepada masyarakat underbanked. Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari mitra perbankan seperti Bank DBS Indonesia terhadap aktivitas penyaluran pembiayaan yang inovatif dan terpercaya yang dijalankan oleh Home Credit selama lebih dari 10 tahun di Indonesia.

“Dengan layanan yang tersedia di lebih dari 22.000 toko mitra di Indonesia, kami percaya bahwa kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia dapat membuka kesempatan-kesempatan baru bagi masyarakat sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” terang Volker.

Beroperasi sejak 2013, Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 6,1 juta pelanggan. Layanan pembiayaan Home Credit dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi My Home Credit yang sudah diunduh oleh lebih dari 17 juta pengguna terdaftar.

Selain pembiayaan barang untuk pembelian berbagai komoditas seperti smartphonefurniture, laptop, peralatan elektronik, aksesoris mobil, dan sebagainya, layanan Home Credit juga dilengkapi dengan pembiayaan fasilitas dana tunai, paylatere-wallet, dan proteksi dengan menggandeng mitra yang memiliki izin dari otoritas berwenang.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia