Minggu, 5 April 2026

Gen Z dan Milenial Dominasi Nasabah Jago Syariah

Penulis : Harso Kurniawan
28 Feb 2024 | 07:10 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan logo Bank Jago di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Karyawan melintas di depan logo Bank Jago di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan sejumlah capaian positif selama dua tahun mengoperasikan unit usaha syariah, terutama dalam mendorong anak muda melek literasi keuangan serta aktif investasi dan beramal melalui aplikasi Jago Syariah.

Head of Sharia Business Bank Jago Waasi Sumintardja menuturkan, selama dua tahun berinovasi, Jago Syariah tidak hanya sukses mendorong nasabah untuk menabung, bersedekah dan berinvestasi, tetapi aktif mengajak nasabah untuk peduli terhadap pengelolaan keuangan yang sehat sesuai dengan cara dan keyakinan mereka.

“Bank Jago meluncurkan aplikasi Jago Syariah agar segmen syariah dapat merasakan inovasi dan fitur secanggih Jago app konvensional dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah.  Dengan mengadopsi teknologi terkini, kami berharap bisa ikut memajukan ekonomi syariah dan meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan,” jelas Waasi dalam siaran pers, Rabu (28/2/2024).

Sejak meluncur pada Februari 2022, Jago Syariah sudah dimanfaatkan oleh 1,7 juta nasabah di 34 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua. Mayoritas pengguna Jago Syariah App adalah gen Z dan milenial, dengan rentang usia 18-44 tahun, yakni mencapai 81% dari total nasabah. 

Advertisement

Menurut Waasi, Jago Syariah cukup efektif dalam meningkatkan literasi keuangan nasabah. Hal ini tercermin dari pemanfaatan fitur kantong (rekening) oleh banyak nasabah untuk perencanaan keuangan individu dan keluarga.

Dengan inovasi dan fitur unggulan, nasabah Jago Syariah dapat membuat hingga 40 kantong dengan akad wadiah yad dhamanah dan 20 kantong dengan akad mudharabah muthlaqah (deposito), sesuai dengan kebutuhan nasabah. 

"Kami memahami setiap orang memiliki cara dan tujuan yang berbeda dalam mencapai mimpinya.  Nasabah Jago Syariah tergolong aktif memanfaatkan fitur kantong di aplikasi.  Kalau dirata-rata, setiap satu nasabah punya 10 kantong. Top 3 atau tiga terbanyak kantong yang  dibuat nasabah adalah untuk dana darurat, uang muka dan cicilan rumah, lalu  kebutuhan keluarga,” ujar Waasi.

Waasi menambahkan, Jago Syariah tidak hanya efektif mendorong nasabah menabung dan mengelola keuangan secara bijak. Keberadaan fitur Jago Amal di Jago Syariah juga menjadi daya tarik bagi nasabah untuk beramal dan menggalang donasi.

“Kalau kita lihat data, biasanya transaksi di Jago Amal mengalami peningkatan signifikan  pada pagi hari, antara jam 04.00 sampai 07.00 pagi WIB. Selama Januari 2024, transaksi amal di jam-jam tersebut mencapai 69% dari total transaksi Jago Amal. Karena Sedekah subuh bagi umat muslim pahala dan berkahnya lebih besar dibandingkan beramal di waktu lain,” jelas Waasi.

Selain itu, tidak sedikit nasabah Jago Syariah yang menabung untuk berkurban dari jauh hari. Tercatat sebanyak 13.623 nasabah Bank Jago membuat kantong kurban di aplikasi. “Ini semua menunjukkan sifat kedermawanan masyarakat Indonesia, khususnya nasabah Jago Syariah,” tutur Waasi. 

Selain beramal, Jago Syariah juga mendorong pengguna untuk aktif berinvestasi di produk keuangan syariah. Hal tidak terlepas dari kolaborasi Jago Syariah dengan perusahaan agen penjual reksa dana PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit). Kolaborasi ini memungkinan pengguna melihat portofolio investasi Bibit di Aplikasi Jago Syariah dan menggunakan Jago Syariah sebagai sumber dana transaksi di aplikasi Bibit.

Sejak Jago Syariah dan Bibit berkolaborasi pada Februari 2022 hingga saat ini, jumlah pengguna Bibit yang terkoneksi dengan Jago Syariah meningkat 1.361% .

“Pengguna Bibit yang terkoneksi dengan Jago Syariah paling banyak adalah gen Z 53% dan milenial 41%, mereka tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia,” terang Waasi Sumintardja.
 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 42 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 55 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 56 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia