Minggu, 5 April 2026

Mulai Jadi Pilihan Utama Investor untuk Diversifikasi Portofolio, Pelajari Apa Itu ETF

Penulis : Yurike Metriani
31 Mar 2024 | 10:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi ETF. (Freepik)
Ilustrasi ETF. (Freepik)

JAKARTA, investor.id - Belakangan ini, dunia investasi diramaikan dengan istilah ETF atau Exchange Traded-Funds apalagi setelah Bitcoin ETF disetujui di pasar saham AS.  ETF merupakan kumpulan aset (seperti reksa dana) yang diperdagangkan di pasar saham (seperti saham individu). 

Salah satu perbedaan utama ETF dengan reksa dana adalah cara instrumen tersebut diperdagangkan. Berbeda dengan reksa dana yang hanya diperdagangkan satu kali sehari pada akhir hari perdagangan, harga ETF fluktuasi sepanjang hari sebagaimana harga saham individual karena ETF diperdagangkan di pasar saham. Hal ini berarti investor dapat membeli atau menjual ETF kapanpun selama jam perdagangan pasar Saham AS terbuka.

Fleksibilitas ini menjadi keunggulan bagi para investor yang ingin melakukan perdagangan dengan cepat dan responsif terhadap perubahan pasar. Keistimewaan lain dari ETF adalah diversifikasi yang luas dalam portofolio investasinya. ETF dapat mencakup berbagai jenis investasi, termasuk saham, komoditas, atau obligasi.

Dengan memiliki satu unit ETF, investor secara efisien dapat mendiversifikasi risiko dengan memiliki akses ke sejumlah besar aset dalam satu investasi. Hal ini memungkinkan investor untuk memperoleh eksposur yang luas terhadap berbagai kelas aset tanpa harus membeli secara individual setiap aset tersebut.

ADVERTISEMENT

Menariknya, ke depannya investor Indonesia akan dapat mengakses ETF lewat Pluang, aplikasi investasi dan trading multi aset yang telah teregulasi dan diawasi oleh lembaga terkait. Simak Top 10 Exchange-Traded Funds (ETF) yang perlu diperhatikan sebelum nantinya mulai terjun ke pasar ETF.

1. SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY)

SPY merupakan ETF yang meniru kinerja Indeks S&P 500, yang mencakup 500 perusahaan terbesar di Amerika Serikat. Ini adalah salah satu ETF paling populer dan paling likuid di pasar.

2. Invesco QQQ Trust (QQQ)

QQQ melacak kinerja Indeks Nasdaq-100, yang terdiri dari 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di bursa Nasdaq. ETF ini fokus pada perusahaan teknologi dan menjadi pilihan bagi investor yang mencari eksposur ke sektor inovatif.

3. SPDR Dow Jones Industrial Average ETF Trust (DIA)

DIA mengikuti kinerja Indeks Dow Jones Industrial Average, yang terdiri dari 30 perusahaan blue-chip terkemuka di Amerika Serikat. ETF ini memberikan eksposur yang seimbang ke berbagai sektor ekonomi.

4. Vanguard Total Stock Market ETF (VTI)

VTI mencakup seluruh pasar saham Amerika Serikat, mencakup ribuan saham dari perusahaan kecil, menengah, dan besar. ETF ini memberikan diversifikasi yang luas dalam satu investasi.

5. Vanguard FTSE Developed Markets ETF (VEA)

VEA memberikan eksposur ke pasar saham negara-negara maju di luar Amerika Serikat, seperti Eropa, Jepang, dan Australia. Ini adalah pilihan yang baik bagi investor yang mencari diversifikasi global.

6. Vanguard Value ETF (VTV)

VTV berfokus pada saham-saham dengan valuasi rendah atau "nilai" di pasar saham ASt. ETF ini cocok bagi investor yang tertarik pada saham dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

7. Vanguard Total Bond Market ETF (BND)

BND memberikan akses ke pasar obligasi AS dengan mencakup berbagai jenis obligasi, termasuk pemerintah, perusahaan, dan obligasi municipals. ETF ini cocok untuk diversifikasi portofolio dan pendapatan tetap.

8. Vanguard Dividend Appreciation ETF (VIG)

VIG memilih saham-saham dengan sejarah yang kuat dalam pembayaran dividen yang konsisten. ETF ini merupakan pilihan yang baik bagi investor yang mencari pendapatan dividen yang stabil.

9. Vanguard FTSE Emerging Markets ETF (VWO)

VWO memberikan eksposur ke pasar saham negara-negara berkembang di seluruh dunia, seperti China, Brasil, dan India. Ini adalah cara yang efisien untuk berinvestasi di pasar yang berkembang pesat.

10. Vanguard Information Technology ETF (VGT)

VGT fokus pada saham-saham di sektor teknologi, seperti perusahaan perangkat lunak, perangkat keras, dan layanan internet. ETF ini cocok untuk investor yang mencari pertumbuhan dalam industri teknologi yang terus berkembang.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti tujuan investasi, toleransi risiko, dan kebutuhan diversifikasi, investor dapat memilih ETF yang sesuai dengan kebutuhan mereka untuk membangun portofolio yang seimbang dan efisien. 

Mulai Investasi dan Trading di Pluang

Investor lokal dapat dengan mudah berinvestasi di saham-saham AS dan global pilihan lewat aplikasi Pluang, yang telah dipercaya lebih dari 11 juta investor dan trader.

Download aplikasi Pluang dan dapatkan akses ke 800+ aset seperti aset kripto, saham AS dan Indeks, emas digital, dan reksadana, Anda juga bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah berlisensi dan teregulasi. 

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia