Minggu, 5 April 2026

Bank Mega dan PT SMI Salurkan Kredit Sindikasi ke PT INKA 

Penulis : Nida Sahara
9 Sep 2024 | 17:07 WIB
BAGIKAN
ki-ka: Corporate Syndication Head Bank Mega Anton Prabowo Argo; Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT INKA (Persero) Andy Budiman; Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib; Kepala Divisi Pembiayaan Berkelanjutan PT SMI (Persero) Benedictus Pudji Hartono; Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi; dan Credit Business Head Bank Mega Ferry Oktavianus Mantiri usai melakukan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi PT INKA di Jakarta, Senin (9/9/2024). (ist)
ki-ka: Corporate Syndication Head Bank Mega Anton Prabowo Argo; Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT INKA (Persero) Andy Budiman; Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib; Kepala Divisi Pembiayaan Berkelanjutan PT SMI (Persero) Benedictus Pudji Hartono; Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi; dan Credit Business Head Bank Mega Ferry Oktavianus Mantiri usai melakukan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi PT INKA di Jakarta, Senin (9/9/2024). (ist)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mega Tbk bersama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) memberikan fasilitas kredit sindikasi kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Total fasilitas kredit sindikasi yang telah ditandatangani oleh masing-masing pihak tersebut berupa pembiayaan kredit sebesar Rp 2,1 triliun. Apabila dirinci, porsi pembiayaan Bank Mega sebesar Rp 1,3 triliun dan PT SMI sebesar Rp 850 miliar dengan jangka waktu pembiayaan kredit selama 24 bulan. Fasilitas tersebut akan dipergunakan oleh INKA untuk pengadaan 16 Trainset Kereta Rel Listrik (KRL). 

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Credit Business Head Bank Mega Ferry Oktavianus Mantiri dan Corporate Syndication Head Bank Mega Anton Prabowo Argo dengan Kepala Divisi Pembiayaan Berkelanjutan PT SMI Benedictus Pudji Hartono.

ADVERTISEMENT

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib, Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi serta jajaran Direksi Bank Mega lainnya, dan Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko INKA Andy Budiman beserta jajaran manajemen PT SMI dan INKA. 

Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi menyatakan bahwa pemberian fasilitas kredit tersebut merupakan wujud kepedulian Bank Mega terhadap perkembangan industri transportasi dalam negeri khususnya sektor perkeretaapian nasional.

“Bank Mega tentu merasa bangga karena turut serta secara aktif dalam membangun moda transportasi publik yang handal dan nyaman, sehingga hal ini dapat mempermudah mobilisasi masyarakat untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya yang pada akhirnya tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” tegas Madi dalam keterangannya, Senin (9/9/2024). 

Lebih jauh Madi menjelaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan strategi Bank Mega untuk fokus menyalurkan pembiayaan pada bidang atau perusahaan dengan reputasi yang baik dan memberikan manfaat yang besar di masyarakat.   

Sementara, Kepala Divisi Pembiayaan Berkelanjutan PT SMI Benedictus Pudji Hartono menyebut, pembiayaan sindikasi ini menegaskan komitmen PT SMI untuk mendorong penyediaan transportasi berkelanjutan di Indonesia.

“Kami senang hari ini bersama Bank Mega bisa ikut mendukung tersedianya moda transportasi yang ramah lingkungan. Dukungan kepada PT INKA ini tidak hanya bisa mengurangi polusi, tapi juga bisa mengurai kemacetan yang ada," tutur dia.

Benedictus mengatakan, PT SMI selalu terbuka untuk menyokong proyek-proyek yang dapat mengurangi emisi karbon, sekaligus memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dia juga menggarisbawahi pentingnya mendukung PT INKA, sebagai satu-satunya produsen rolling stock di Indonesia. Dengan demikian, PT SMI turut membantu meningkatkan kemampuan produksi dalam negeri, yang pada akhirnya akan mengurangi impor.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia