Strategi Standard Chartered Perkuat Transaction Banking
JAKARTA, investor.id - Standard Chartered Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan yang terintegrasi dan inovatif guna memperkuat ketahanan bisnis nasabah di tengah perubahan ekonomi global.
“Kami melihat peluang yang besar di sektor trade finance dan cash management, terutama seiring meningkatnya aktivitas perdagangan lintas batas. Fokus kami adalah membantu nasabah mengelola arus kas dengan efisien dan berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan likuiditas industri perbankan,” ujar Head of Transaction Banking, Standard Chartered Indonesia Jenny Tantono dalam Media Briefing di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Standard Chartered mencatat pencapaian kuat dalam mendukung pembiayaan inklusif. Bank ini menjadi salah satu bank asing dengan rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (R-PIM) tertinggi di Indonesia, dengan capaian antara 20-30%, sesuai target yang ditetapkan Bank Indonesia dan OJK. Pencapaian ini diperoleh melalui kerja sama erat dengan nasabah korporasi yang memiliki jaringan pemasok UMKM, serta melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi produk keuangan yang dilakukan bersama.
Jenny menjelaskan, bisnis dari trade finance menjadi yang terbesar secara total portofolio, ini karena Standard Chartered sudah memfasilitasi berbagai perusahaan global yang bertransaksi di Indonesia.
Seperti trade finance di koridor China mencatat kinerja positif, tumbuh 48% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini disertai kenaikan dana pihak ketiga (DPK) sekitar 30% (yoy) dan pembiayaan meningkat hampir tiga kali lipat. Lebih lanjut, sektor manufaktur, processing, rantai pasok dan logistik masih menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis tersebut.
Dari sisi strategi, Standard Chartered mengedepankan pendekatan konsultatif dan berbasis solusi (solution-based approach) untuk membedakan perusahaan, dari lebih dari 120 bank yang bersaing di Indonesia. Standard Chartered tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu nasabah merancang proses keuangan menyeluruh, mulai dari integrasi sistem akuntansi dan pelaporan, hingga tata kelola transaksi lintas negara. Pendekatan ini memperkuat loyalitas nasabah korporasi dan memastikan setiap solusi benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
Baca Juga:
Simpanan Kelas Kakap Makin TebalSelain itu, dengan kehadiran di lebih dari 50 negara, Standard Chartered memanfaatkan jaringan globalnya untuk mendukung perusahaan Indonesia yang berekspansi ke luar negeri, termasuk ke pasar baru seperti Bangladesh, Filipina, Thailand, dan Nigeria. Inisiatif ini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok regional dan mendorong aliran investasi lintas negara.
Penempatan Dana ke Himbara
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


