Minggu, 5 April 2026

BBTN Perkuat Layanan untuk Nasabah Kaya

Penulis : Nida Sahara
24 Feb 2026 | 21:33 WIB
BAGIKAN
Jajaran Direksi BTN pada Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026) malam. (ist)
Jajaran Direksi BTN pada Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026) malam. (ist)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) selama ini dikenal fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR), khususnya KPR subsidi. Mulai tahun lalu, BTN memperluas layanan ke segmen wealth management melalui BTN Private dan BTN Prioritas.

Momentum perayaan Tahun Baru Imlek menjadi ajang apresiasi bagi nasabah BTN Private dan BTN Prioritas. Kepercayaan dan loyalitas nasabah menjadi fondasi utama pertumbuhan layanan wealth management perseroan.

Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo, menegaskan bahwa sebagai bank besar, BTN harus mampu melayani seluruh kebutuhan nasabah. Langkah transformasi tersebut ditopang kinerja keuangan yang solid, dengan membukukan laba bersih konsolidasian sepanjang 2025 sebesar Rp3,5 triliun, tumbuh 16,4% (yoy).

Total aset konsolidasian perseroan mencapai Rp527,8 triliun atau meningkat 12,4% (yoy) didukung pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 11,9% (yoy) menjadi Rp400,6 triliun.

ADVERTISEMENT

“Kalau mau menjadi bank yang lengkap, kami harus bisa menghadirkan produk dan layanan yang setara dengan bank-bank lain. Produk dan layanan itu akan terus kami kembangkan, tentu dengan kualitas terbaik,” kata Oni dalam BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026) malam.

Capaian tersebut menjadi modal penting memasuki 2026 yang disebut sebagai Tahun Kuda Api. Oni menjelaskan, filosofi kuda sebagai pekerja keras dan api sebagai simbol semangat membara dinilai sejalan dengan arah transformasi BTN.

“Ke depan akan kami tingkatkan lagi. Dalam rencana bisnis 2026, laba kami targetkan sudah tembus Rp4 triliun. Kami ingin mengoptimalkan momentum ini untuk pertumbuhan dan profit yang berkelanjutan,” ucap Oni.

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5,2-5,6% dinilai menjadi peluang. Sebagai negara berkembang, Indonesia masih menyimpan banyak potensi bisnis baru. Karena itu, momentum pertumbuhan harus dimanfaatkan secara tepat.

Oni menekankan pentingnya konsep investment with purpose. Investasi tidak boleh sekadar menempatkan dana tanpa perencanaan. “Bukan asal punya uang lalu ditaruh di deposito atau instrumen lain. Harus tahu sektor mana yang prospektif dan menguntungkan,” jelasnya.

Menurut dia, pengelolaan kekayaan bukan sekadar soal angka, tetapi juga menyangkut visi jangka panjang dan keberlanjutan lintas generasi. Karena itu, BTN berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang komprehensif, pendampingan personal, serta layanan eksklusif dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme.

Oni juga mengapresiasi para mitra strategis, mulai dari manajer investasi, perusahaan asuransi, sekuritas, hingga mitra lainnya. Kolaborasi tersebut memungkinkan BTN menghadirkan produk dan solusi terbaik bagi nasabah.

Mengusung tema The Fire Horse Economy: Investing with Purpose, Building Legacy,BTN ingin menegaskan pentingnya investasi berbasis tujuan yang jelas, manajemen risiko yang disiplin, serta diversifikasi portofolio yang terukur. “Kami hadir bukan hanya sebagai penyedia produk, tetapi mitra strategis yang mendampingi perjalanan finansial nasabah,” tegas Oni.

Perluas Produk

Ke depan, BTN akan memperkuat layanan wealth management melalui inovasi produk, peningkatan kapabilitas tim penasihat, serta digitalisasi layanan tanpa menghilangkan sentuhan personal. BTN juga berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah dengan integritas dan profesionalisme.

“Dengan fondasi kinerja yang kuat dan strategi transformasi yang terarah, BTN optimistis dapat terus bertumbuh dan memperkuat posisinya di jajaran lima besar perbankan nasional,” terang Oni.

Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan menyampaikan, penguatan layanan wealth management menjadi bagian penting dari transformasi BTN menuju Beyond Mortgage. Dari sisi segmentasi nasabah, BTN membagi layanan wealth management ke dalam beberapa tingkatan, yakni Prospera dengan saldo mulai Rp300 juta, Prioritas dengan dana minimal Rp500 juta, serta Private Banking dengan dana di atas Rp15 miliar.

Menurut Rully, tren akuisisi dan peningkatan level nasabah menunjukkan kinerja yang positif. Asset Under Management (AUM) BTN saat ini telah mencapai sekitar Rp20 triliun, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan dibandingkan tahun lalu. 

“Akusisi terhadap nasabah-nasabah baru kita jaga dengan target secara leveling. Dari mulai Prospera kami tingkatkan jadi Prioritas. Kemudian nasabah Prioritas kami tingkatkan menjadi Private banking,” jelasnya.

Penguatan layanan wealth management tersebut sejalan dengan langkah strategis BTN tidak lagi hanya fokus pada pembiayaan perumahan. Tapi juga menghadirkan kartu kredit, kredit kendaraan bermotor (KKB), Buy Now Pay Later (BNPL), hingga berbagai produk investasi. Strategi ini sekaligus memperkuat posisi BTN sebagai bank konsumer terdepan di antara bank Himbara.

“Semua kebutuhan konsumer maupun investasi akan kami penuhi di tahun ini,” ujar Rully.

Rully optimistis menatap 2026 dengan strategi membangun kedekatan yang lebih kuat dengan nasabah. Terutama melalui pendekatan lifestyle dan integrasi layanan finansial. Salah satunya melalui Bale by BTN yang dikembangkan sebagai pusat transaksi terpadu, mulai dari pembelian reksa dana dan saham, pembayaran dengan QRIS dan kartu kredit, fitur BNPL, hingga fasilitas cicilan kendaraan bermotor. 

"Dengan ekosistem ini, BTN menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih solid dan berkelanjutan," tandas Rully.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia