GE Aerospace Gandeng Garuda Indonesia untuk Restorasi Mesin Armada Maskapai
LE BOURGET, investor.id – GE Aerospace mengumumkan kerja sama strategis dengan menggandeng Garuda Indonesia untuk merestorasi, dan merombak mesin GE dan CFM pada armada maskapai.
Presiden dan CEO Commercial Engine Operations untuk GE Aerospace, Kathy MacKenzie mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang penting bagi GE dan dukungannya terhadap Garuda Indonesia Group adalah kontribusi untuk memajukan negeri.
“Ini merupakan langkah strategis Garuda Indonesia, sebagai maskapai kelas dunia, untuk memperkuat armada mesin pesawat GE dan CFM serta mengembangkan keterampilan overhaul dengan dukungan kami,” ujar MacKenzie, dikutip dari pernyataan pers yang disampaikan di sela-sela kegiatan “Paris Air Show 2023” yang berlangsung 19-25 Juni 2023.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden dan CEO Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa kerja sama layanan dan dukungan Garuda Indonesia Group dan GE Aerospace yang telah berlangsung lama, mencerminkan komitmen untuk mempercepat pemulihan bisnis guna menjalankan misi Garuda menjadi perusahaan yang adaptif dan gesit, khususnya dalam merebut peluang pasar.
“Sejalan dengan tren pasar penerbangan saat ini yang menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah fase pra-endemik, kami Garuda Indonesia terus berfokus pada optimasi kapasitas produksi melalui peningkatan operasi, dengan adanya rencana untuk meningkatkan jumlah pesawat yang dapat digunakan agar mampu meraih peluang yang lebih luas di jaringan domestik dan internasional,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut Irfan, dukungan terus menerus dari GE terhadap kesiapan pesawat agar layak terbang merupakan salah satu fundamental utama guna mempersiapkan pengalaman terbang yang lancar, aman, dan nyaman bagi pelanggan kami.
Baca Juga:
Bareng IBS Software, INACA Bahas Kondisi Bisnis Maskapai & Cara untuk Dongkrak PertumbuhanSelain itu, Garuda dan anak perusahaannya – yakni Garuda Group, GMF AeroAsia, dan Citilink – juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan GE Aerospace yang mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan, lease engine support, dan layanan overhaul untuk mesin armada Garuda Indonesia CFM56-7B dan GE90-115B.
Perjanjian tersebut bertujuan mendukung mekanik Garuda Group untuk menerima sesi pelatihan dari para ahli GE Aerospace guna memperdalam pengetahuan mesin dan perawatan pesawat, serta keterampilan kepemimpinan, dengan maksud untuk meningkatkan layanan Garuda.
Sebagai informasi, Garuda Indonesia adalah pengguna lama GE Aerospace dan CFM. Garuda Indonesia mulai mengoperasikan McDonnell Douglas DC-10 bertenaga CF6-50 pada pertengahan 1970-an dan menerima pengiriman pertama 777-300ER bertenaga GE90-115B pada 2013.
Garuda Indonesia saat ini tercatat mengoperasikan armada CFM56-7B sebanyak 74 unit dan 16 unit GE90 Mesin -115B, sedangkan anak perusahaannya Citilink saat ini mengoperasikan 76 unit armada CFM56-5B dan 20 mesin LEAP-1A.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






