Minggu, 5 April 2026

Putin Usulkan Aturan Baru untuk Penggunaan Senjata Nuklir

Penulis : Grace El Dora
26 Sep 2024 | 09:22 WIB
BAGIKAN
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengancam penggunaan senjata nuklir, tetapi usulan barunya memperluas skenario tersebut. (Foto: Reuters)
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengancam penggunaan senjata nuklir, tetapi usulan barunya memperluas skenario tersebut. (Foto: Reuters)

MOSKOW, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia akan mempertimbangkan serangan dari negara nonnuklir yang didukung oleh negara bersenjata nuklir sebagai "serangan gabungan". Pernyataan dapat ditafsirkan sebagai ancaman Putin untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina.

Pernyataan kunci ini disampaikannya pada Rabu (Kamis pagi WIB). Putin mengatakan pemerintahnya sedang mempertimbangkan untuk mengubah aturan dan prasyarat yang menjadi dasar Rusia dalam menggunakan persenjataan nuklirnya.

Komentar Putin disampaikan saat pemerintah Ukraina mencari persetujuan untuk menggunakan rudal jarak jauh Barat terhadap lokasi militer di Rusia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ukraina adalah negara nonnuklir yang menerima dukungan militer dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara bersenjata nuklir lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah melakukan perjalanan ke AS pekan ini. Ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Washington pada Kamis (26/9/2024), di mana permintaan Ukraina menjadi agenda utama.

Ukraina telah memasuki wilayah Rusia tahun ini dan ingin menargetkan pangkalan-pangkalan di dalam Rusia yang katanya mengirimkan rudal ke Ukraina. Menanggapi pernyataan Putin, kepala staf Zelensky Andriy Yermak mengatakan Rusia tidak lagi memiliki apa pun selain pemerasan nuklir untuk mengintimidasi dunia.

Putin telah mengancam penggunaan senjata nuklir sebelumnya. Ukraina mengkritiknya sebagai "serangan nuklir" untuk mencegah sekutunya memberikan dukungan lebih lanjut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia