Pusat Data AI Terbesar di Dunia Akan Dibangun di Kota Ini
ABU DHABI, investor.id – Perusahaan induk GPT, Open AI, mengumumkan kemitraan dengan Uni Emirat Arab (UEA) untuk pertama kalinya menyebarkan Stargate yaitu platform infrastruktur AI OpenAI di Abu Dhabi. Ini akan menjadi pusat data AI terbesar di dunia. Kemitraan antara UEA dan Open AI ini mencakup klaster komputasi AI satu gigawatt di Abu Dhabi dengan daya 200 megawatt (MW) yang diharapkan akan beroperasi pada 2026.
Menurut Open AI seperti dikutip Asia News, Sabtu (24/5/2025), proyek Stargate adalah perusahaan baru yang bermaksud untuk menginvestasikan US$ 500 miliar (Rp 8.130,6 triliun) selama empat tahun ke depan. Dana ini digunakan untuk membangun infrastruktur AI baru bagi OpenAI di Amerika Serikat (AS).
Selain itu, Stargate merupakan cerminan dari visi jangka panjang. “(Untuk membangun) kapasitas komputasi skala terdepan di seluruh dunia dalam rangka mengusung Kecerdasan Umum Buatan (Artificial General Intelligence/ AGI) yang aman, terjamin, dan bermanfaat secara luas," ungkap Stargate.
Proyek ini bermitra dengan G42, Oracle, NVIDIA, Cisco, dan SoftBank yang sejalan dengan komitmen investasi pemerintah UEA. "Komitmen Uni Emirat Arab awal tahun ini untuk menginvestasikan US$ 1,4 triliun di AS, yang akan mendukung penciptaan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membantu Amerika mempertahankan kepemimpinan teknologinya," kata keterangan tersebut.
Stargate UAE memiliki kemampuan untuk menyediakan infrastruktur AI dan kapasitas komputasi dalam radius 2.000 mil, menjangkau hingga setengah dari populasi dunia.
"Berdasarkan kemitraan ini, UEA akan menjadi negara pertama di dunia yang mengaktifkan ChatGPT secara nasional – memberikan orang-orang di seluruh negeri kemampuan untuk mengakses teknologi OpenAI," beber perusahaan penelitian dan penerapan AI tersebut.
Kesepakatan ini merupakan hasil sampingan dari lawatan Presiden AS Donald Trump ke Timur Tengah minggu lalu, di mana serangkaian kesepakatan AI baru, termasuk proyek Stargate UEA yang dijadwalkan untuk Abu Dhabi.
Di masa mendatang, Open AI telah menunjukkan optimisme untuk mengeksplorasi berbagai proyek di berbagai negara. "Kami telah bekerja sama dengan negara-negara lain di seluruh dunia yang tertarik membangun Stargate mereka sendiri," sambungnya.
Tahun lalu, Open AI milik Chat GPT menunjukkan dukungannya terhadap Misi AI dan inisiatif pengembangan aplikasi di India.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

