Minggu, 5 April 2026

Dubes Abdul Dorong SDM Indonesia Isi kebutuhan perawat di Jerman

Penulis : Grace El Dora
27 Aug 2025 | 23:24 WIB
BAGIKAN
Seorang perawat memeriksa infus pasien yang sedang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Yarsi di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (14/5/2024). (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/foc)
Seorang perawat memeriksa infus pasien yang sedang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Yarsi di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (14/5/2024). (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/foc)

JAKARTA, investor.id – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Jerman Abdul Kadir Jailani mendorong sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk mengisi kebutuhan perawat di Jerman.

Dubes Abdul menuturkan, sektor keperawatan Jerman sedang menghadapi kekurangan tenaga profesional yang signifikan. Pasalnya, jumlah tenaga perawat yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi tingkat permintaan yang tinggi.

“Oleh karenanya, strategi utama Pemerintah Indonesia adalah mendorong perawat Indonesia untuk memanfaatkan skema ini secara optimal,” papar Dubes Abdul di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

Dubes yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (25/8/2025) itu menyebutkan pemerintah Jerman merekrut perawat asing, termasuk dari Indonesia, untuk mengisi kekosongan sektor keperawatan.

Program tersebut menciptakan “Triple Win" atau tiga manfaat, yaitu mengurangi tekanan pasar kerja di negara asal, memberikan perawat Indonesia kesempatan kerja yang adil dan kondisi kerja yang baik di Jerman, serta membantu mengatasi kekurangan perawat di Jerman.

“Program ini cukup menjanjikan,” ucapnya.

Dubes Abdul pun mendorong agar pemerintah di tanah air dapat menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas perawat Indonesia sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan di Jerman, guna memperbesar peluang para pekerja untuk lolos seleksi.

Adapun Jerman diperkirakan akan mengalami kekurangan tenaga perawat yang signifikan karena populasi yang menua. Kantor Statistik Federal Jerman Destatis mengungkapkan kebutuhan tenaga perawat secara nasional diperkirakan akan meningkat dari 1,62 juta pada 2019 menjadi 2,15 juta pada 2049.

Guna mengatasi peningkatan signifikan sebesar 33%, Jerman membutuhkan tenaga perawat dari luar negeri untuk mengatasi kekurangan tersebut.

Adapun Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono usai menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul pada 20 Agustus 2025 menyampaikan inisiatif Indonesia untuk memperluas sektor pengiriman pekerja migran Indonesia di sektor hospitality.

Menlu Wadephul, kata Sugiono, menyampaikan program pelatihan bahasa yang ekstensif juga ditawarkan oleh pihak Jerman sehingga program “Triple Win” yang sudah berjalan akan mencapai semakin banyak calon pekerja migran Indonesia di Jerman.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia