Dubes Abdul Dorong SDM Indonesia Isi kebutuhan perawat di Jerman
JAKARTA, investor.id – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Jerman Abdul Kadir Jailani mendorong sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk mengisi kebutuhan perawat di Jerman.
Dubes Abdul menuturkan, sektor keperawatan Jerman sedang menghadapi kekurangan tenaga profesional yang signifikan. Pasalnya, jumlah tenaga perawat yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi tingkat permintaan yang tinggi.
“Oleh karenanya, strategi utama Pemerintah Indonesia adalah mendorong perawat Indonesia untuk memanfaatkan skema ini secara optimal,” papar Dubes Abdul di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Dubes yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (25/8/2025) itu menyebutkan pemerintah Jerman merekrut perawat asing, termasuk dari Indonesia, untuk mengisi kekosongan sektor keperawatan.
Program tersebut menciptakan “Triple Win" atau tiga manfaat, yaitu mengurangi tekanan pasar kerja di negara asal, memberikan perawat Indonesia kesempatan kerja yang adil dan kondisi kerja yang baik di Jerman, serta membantu mengatasi kekurangan perawat di Jerman.
“Program ini cukup menjanjikan,” ucapnya.
Dubes Abdul pun mendorong agar pemerintah di tanah air dapat menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas perawat Indonesia sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan di Jerman, guna memperbesar peluang para pekerja untuk lolos seleksi.
Adapun Jerman diperkirakan akan mengalami kekurangan tenaga perawat yang signifikan karena populasi yang menua. Kantor Statistik Federal Jerman Destatis mengungkapkan kebutuhan tenaga perawat secara nasional diperkirakan akan meningkat dari 1,62 juta pada 2019 menjadi 2,15 juta pada 2049.
Guna mengatasi peningkatan signifikan sebesar 33%, Jerman membutuhkan tenaga perawat dari luar negeri untuk mengatasi kekurangan tersebut.
Adapun Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono usai menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul pada 20 Agustus 2025 menyampaikan inisiatif Indonesia untuk memperluas sektor pengiriman pekerja migran Indonesia di sektor hospitality.
Menlu Wadephul, kata Sugiono, menyampaikan program pelatihan bahasa yang ekstensif juga ditawarkan oleh pihak Jerman sehingga program “Triple Win” yang sudah berjalan akan mencapai semakin banyak calon pekerja migran Indonesia di Jerman.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


