Minggu, 5 April 2026

Orang Terkaya Prancis Kecam Pajak Kekayaan Sebagai Ancaman Ekonomi

Penulis : Grace El Dora
22 Sep 2025 | 17:16 WIB
BAGIKAN
Bernard Arnault, Chairman dan CEO LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton, saat menghadiri rapat pemegang saham perseroan di Paris, Prancis pada 20 April 2023. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes/ FILE PHOTO)
Bernard Arnault, Chairman dan CEO LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton, saat menghadiri rapat pemegang saham perseroan di Paris, Prancis pada 20 April 2023. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes/ FILE PHOTO)

PARIS, investor.id – Bernard Arnault, bos konglomerat barang mewah LVMH sekaligus orang terkaya di Prancis, mengecam rencana penerapan pajak kekayaan sebesar 2% bagi miliarder. Ia menilai kebijakan itu sebagai serangan terhadap ekonomi Prancis dan menuding perancangnya sebagai ideolog sayap kiri radikal.

Pajak tersebut rencananya akan dikenakan pada kekayaan di atas 100 juta euro (sekitar Rp 1,9 triliun). Usulan ini semakin mendapat dukungan politik di Prancis, terutama karena Perdana Menteri Sebastien Lecornu tengah ditekan Partai Sosialis untuk memasukkannya ke dalam anggaran 2026.

Jika menolak, pemerintah berisiko menghadapi mosi tidak percaya yang bisa menjatuhkan kekuasaan. “Ini jelas bukan debat teknis atau ekonomi, melainkan keinginan yang nyata untuk menghancurkan ekonomi Prancis,” ungkap Arnault menurut laporan The Sunday Times, Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

Ia juga menuduh Gabriel Zucman, ekonom perancang pajak tersebut, sebagai aktivis sayap kiri yang menggunakan kompetensi pseudo-akademik untuk mempromosikan ideologi anti-liberal. Arnault menegaskan sistem ekonomi liberal adalah satu-satunya yang bekerja demi kebaikan semua orang.

Menanggapi tudingan itu, Zucman yang juga profesor di Ecole Normale Superieure Prancis dan University of California, Berkeley, membantah keras. “Saya tidak pernah menjadi aktivis partai atau gerakan apa pun. Pekerjaan saya didasarkan pada riset, bukan ideologi,” tulisnya di platform medi sosial X.

Zucman dikenal sebagai salah satu dari 300 ekonom yang tahun lalu mendukung platform ekonomi aliansi kiri Nouveau Front Populaire menjelang pemilu legislatif.

Dalam berbagai wawancara, ia menekankan bahwa kaum superkaya membayar pajak jauh lebih kecil secara proporsional dibanding warga lain. Pajak baru ini, menurutnya, bertujuan menutup kesenjangan tersebut.

Rencana pajak kekayaan ini ternyata mendapat dukungan luas dari publik. Survei Ifop yang dipesan Partai Sosialis bulan ini menunjukkan 86% warga Prancis menyetujui kebijakan tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia