Serangan Rudal Iran Guncang Yerusalem Saat Perang Memanas
YERUSALEM, investor.id – Suasana mencekam menyelimuti kota Yerusalem pada Minggu (1/3/2026) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB. Serentetan ledakan keras terdengar memecah keheningan setelah sirine tanda bahaya meraung-raung di seluruh penjuru kota. Kejadian ini dipicu oleh serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran ke wilayah Israel.
Militer Israel (IDF) dalam pernyataan resminya mengonfirmasi mereka telah mendeteksi adanya peluncuran rudal dari wilayah Iran yang diarahkan langsung ke jantung negara tersebut.
"Beberapa saat yang lalu, rudal diluncurkan dari Iran menuju wilayah negara Israel. Sistem pertahanan udara kami tengah bekerja aktif untuk mencegat ancaman tersebut," tulis pernyataan resmi militer Israel.
Korban Luka dan Serpihan Rudal
Dampak dari serangan ini mulai memakan korban. Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan bahwa setidaknya enam orang mengalami luka-luka di wilayah Yerusalem akibat rentetan rudal tersebut.
"Tim paramedis tengah memberikan perawatan medis kepada seorang pria berusia sekitar 50 tahun yang berada dalam kondisi sedang, serta lima orang lainnya yang mengalami luka ringan," ungkap pihak MDA dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Senin (2/3/2026).
Sementara itu, pihak kepolisian Israel kini tengah melakukan penyisiran di berbagai titik di Yerusalem. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan mengenai jatuhnya serpihan proyektil dan fragmen rudal pencegat (interseptor) di beberapa lokasi pemukiman.
Wartawan AFP di lokasi melaporkan dentuman keras terus terdengar di langit Yerusalem sesaat setelah militer mengumumkan adanya serangan udara tersebut. Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam pengawasan ketat otoritas keamanan setempat.
Perang antara Iran dan Israel telah mencapai titik didih dalam beberapa bulan terakhir. Eskalasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian konfrontasi jangka panjang yang melibatkan proksi-proksi regional dan serangan langsung antarwilayah.
Pihak Iran berulang kali menegaskan aksi militernya merupakan bentuk respons terhadap serangan-serangan yang sebelumnya menargetkan kepentingan serta kedaulatan mereka.
Serangan rudal ini menandai babak baru dalam konflik Timur Tengah yang semakin meluas, memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang terbuka di kawasan tersebut.
Sebelumnya, komunitas internasional telah berupaya melakukan diplomasi untuk meredam situasi, namun serangan langsung ke wilayah perkotaan seperti Yerusalem menunjukkan bahwa risiko konflik berskala besar kini kian nyata.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Tag Terpopuler
Terpopuler






