Minggu, 5 April 2026

Uni Eropa Buka Suara Soal Perang AS-Israel vs Iran

Penulis : Natasha Khairunisa
2 Mar 2026 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Asap membumbung ke udara setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/Anadolu/py/am.
Asap membumbung ke udara setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/Anadolu/py/am.

JAKARTA, investor.id - 27 negara anggota Uni Eropa buka suara terkait konflik yang telah pecah di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (2/3/2026) kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas menyampaikan pentingnya menjaga agar konflik tidak meluas untuk memastikan perlindungan warga sipil, dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional. 

"Peristiwa yang terjadi di Iran tidak boleh menyebabkan eskalasi yang dapat mengancam Timur Tengah, Eropa, dan sekitarnya dengan konsekuensi yang juga tidak dapat diprediksi terhadap ekonomi," kata Kaja Kallas dalam sebuah pernyataan usai memimpin pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa pada Minggu (1/3).

ADVERTISEMENT

“Kami menyerukan pengekangan maksimal, perlindungan warga sipil, dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum humaniter internasional," ucapnya.

Adapun, Presiden Komisi Uni Eropa Ursula Von Der Leyen akan mengadakan pertemuan keamanan khusus pada hari Senin (2/3) untuk membahas situasi di Timur Tengah.

Diplomat tertinggi Uni Eropa tersebut memperingatkan bahwa Timur Tengah "akan sangat dirugikan oleh perang yang berkepanjangan" sambil mendesak Iran untuk menahan diri dari serangan tanpa pandang bulu sebagai balasan atas serangan udara AS-Israel.

Di sisi lain, Prancis, Jerman, dan Inggris menyatakan akan membela kepentingan mereka dan sekutunya di Timur Tengah.

Dalam pernyataan bersama, para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan yang dilancarkan Iran terhadap negara-negara di Timur Tengah, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel.

“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan itu, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran untuk menembakkan rudal dan drone ke sumbernya,” tambahnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia