Ekonomi 2025-2026 di Tengah Ancaman Badai Global: Saatnya Indonesia Berbenah
26 Aug 2025 | 07:47 WIB
Semester I-2025 ditutup dengan catatan ekonomi yang relatif positif, meskipun menyisakan beda pendapat mengenai akurasi data antara yang dipresentasikan pemerintah dan data olahan lembaga non-pemerintah. BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi sekitar 4,99% secara tahunan, sedangkan kuartal II tumbuh 5,12%—lebih tinggi dari perkiraan sejumlah lembaga riset. Konsumsi rumah tangga yang solid, berlanjutnya proyek infrastruktur, serta hilirisasi industri mineral dilaporkan sebagai penopang utama pertumbuhan di semester pertama.
Sejatinya, angka pertumbuhan hanyalah satu sisi dari sebuah cerita. Tantangan yang membayangi paruh kedua 2025 dan tahun 2026 jauh lebih kompleks dari sebelumnya. Publik dan investor tentu berharap Indonesia tidak hanya sekadar menjaga pertumbuhan lewat faktor internal, tetapi juga mampu menavigasi badai eksternal. Pertanyaannya, apakah mesin domestik cukup kuat untuk menghadapi badai eksternal atau kita justru berisiko terseret arus global?

