Sabtu, 4 April 2026

Digitalisasi UMKM Berpotensi Ciptakan Nilai Pasar US$ 63,3 Miliar

Penulis : Emanuel Kure
30 Aug 2022 | 16:13 WIB
BAGIKAN
Foto: IST
Foto: IST

JAKARTA,investor.id-Momentum Works, perusahaan modal ventura yang berbasis di Singapura, mengeluarkan laporan yang mengungkapkan, proses digitalisasi segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan menghasilkan nilai pasar sebesar US$ 63,3 miliar.

Disebutkan, saat ini jumlah UMKM di Indonesia sekitar 65 juta UMKM, dengan 98,7% adalah segmen mikro yang mempepekerjakan sebanyak 110 juta orang, atau sebesar 97% dari angkatan kerja.

“Digitalisasi UMKM akan terus berlanjut, dan tidak ada kata mundur. Pertanyaannya adalah apakah model bisnis teknologi yang menguntungkan dapat dibangun dan dipertahankan selama proses ini. Pada akhirnya, ini adalah permainan ketahanan, ketekunan, dan eksekusi yang gigih,” kata Jianggan Li, Pendiri dan CEO Momentum Works melalui siaran pers, Selasa (30/8/2022).

Berdasarkan penelitian lapangan dan wawancara ahli Momentum Works, jumlah UMKM yang berjalan sepanjang tahun, berkisar antara 10 hingga 12 juta. Digitalisasi baru saja dimulai, dengan kurang dari 3 juta bisnis memiliki setidaknya mesin kasir (atau POS).

Ada banyak startup yang bisnisnya berkisar pada digitalisasi UMKM di Indonesia, menyediakan model bisnis termasuk perangkat lunak, distribusi business to business (B2B), dan layanan keuangan digital.

“Kami memperkirakan total nilai perusahaan yang dapat diciptakan dengan mendigitalkan UMKM di Indonesia adalah US$ 63,3 miliar,” ungkap Li.

Disebutkan, segmen distribusi (pasokan dan logistik), dengan total nilai perusahaan potensial sebesar US$ 47,3 miliar. Jasa keuangan (pinjaman) adalah penerima manfaat tertinggi kedua dengan total nilai perusahaan potensial US$ 14,3 miliar. Software as a Service (SaaS) merupakan segmen terkecil, dengan total potensi nilai perusahaan sebesar US$ 1,7 miliar.

‘Menyadari nilai tersebut membutuhkan kerja keras, pemahaman tentang dinamika lokal, serta kesabaran. Karena digitalisasi penuh mungkin membutuhkan waktu satu dekade atau lebih untuk mencapainya,” tutur Li.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 32 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 45 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 46 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia