Cakap Ajak Guru Jadi Mitra Pengajar di Tengah Pandemi Covid-19
JAKARTA, investor.id – Beberapa wilayah di Indonesia telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit virus corona atau Covid-19. Hal tersebut termasuk meliburkan sekolah, yang menyebabkan beberapa daerah di Indonesia memindahkan proses belajar mengajar di sekolah menjadi sistem daring melalui platform webinar.
Tidak hanya murid yang terdampak dari perpanjangan penutupan sekolah dan tempat kursus, namun juga para pengajar. Melihat kondisi tersebut, Cakap sebagai salah satu aplikasi belajar mengajar online membuka peluang untuk semua guru maupun pengajar untuk menjadi mitra pengajar, yang memungkinkan mereka untuk mengajar di platform Cakap secara online dari tempat tinggal masing-masing.
Co-founder sekaligus CTO Cakap Yohan Limerta mengatakan, kondisi saat ini tidak dapat ditentukan sampai kapan masyarakat diimbau untuk tetap tinggal di rumah, akibatnya mereka tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal seperti kondisi sebelum pandemi. “Oleh karena itu, melalui program Mitra Pengajar ini, kami berharap mampu menghadirkan solusi untuk guru agar tetap mengajar dan berkontribudi untuk Bangsa di tengah pandemik Covid-19,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (15/4).
Yohan menambahkan, ini bukan kali pertama Cakap membantu tenaga pengajar untuk tetap dapat mengajar di tengah pandemik Covid-19. Sebelumnya, Cakap membantu sejumlah guru di Tiongkok untuk tetap produktif secara online. Di antaranya adalah Sarah Shen, pengajar bahasa Mandarin di Cakap yang tinggal di Chong Qing, Tiongkok. Melalui penuturannya, berbagai cara dilakukan untuk tetap dapat beraktivitas mengajar tentunya dengan memanfaatkan teknologi.
Lebih lanjut Yohan mengatakan, melalui pemanfaatan teknologi dan internet, Sarah Shen tetap bisa mengajar dan bertatap muka dengan murid-murid tanpa harus keluar rumah. Hal tersebut terbukti efektif dalam menjaga produktivitas kerja sebagai pengajar.
“Untuk dapat mengajar secara online saat ini sangat mudah dilakukan, hanya diperlukan laptop/komputer dan koneksi internet yang stabil. Kesempatan ini terbuka bagi semua tenaga pengajar di Indonesia,” ujarnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

