Minggu, 5 April 2026

Cakap Ajak Guru Jadi Mitra Pengajar di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis : Indah Handayani
15 Apr 2020 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Cakap sebagai salah satu aplikasi belajar mengajar online membuka peluang kepada semua guru maupun pengajar untuk menjadi mitra pengajar. (Dok; Cakap)
Cakap sebagai salah satu aplikasi belajar mengajar online membuka peluang kepada semua guru maupun pengajar untuk menjadi mitra pengajar. (Dok; Cakap)

JAKARTA, investor.id – Beberapa wilayah di Indonesia telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit virus corona atau Covid-19. Hal tersebut termasuk meliburkan sekolah, yang menyebabkan beberapa daerah di Indonesia memindahkan proses belajar mengajar di sekolah menjadi sistem daring melalui platform webinar.

Tidak hanya murid yang terdampak dari perpanjangan penutupan sekolah dan tempat kursus, namun juga para pengajar. Melihat kondisi tersebut, Cakap sebagai salah satu aplikasi belajar mengajar online membuka peluang untuk semua guru maupun pengajar untuk menjadi mitra pengajar, yang memungkinkan mereka untuk mengajar di platform Cakap secara online dari tempat tinggal masing-masing.

Co-founder sekaligus CTO Cakap Yohan Limerta mengatakan, kondisi saat ini tidak dapat ditentukan sampai kapan masyarakat diimbau untuk tetap tinggal di rumah, akibatnya mereka tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal seperti kondisi sebelum pandemi. “Oleh karena itu, melalui program Mitra Pengajar ini, kami berharap mampu menghadirkan solusi untuk guru agar tetap mengajar dan berkontribudi untuk Bangsa di tengah pandemik Covid-19,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (15/4).

Yohan menambahkan, ini bukan kali pertama Cakap membantu tenaga pengajar untuk tetap dapat mengajar di tengah pandemik Covid-19. Sebelumnya, Cakap membantu sejumlah guru di Tiongkok untuk tetap produktif secara online. Di antaranya adalah Sarah Shen, pengajar bahasa Mandarin di Cakap yang tinggal di Chong Qing, Tiongkok. Melalui penuturannya, berbagai cara dilakukan untuk tetap dapat beraktivitas mengajar tentunya dengan memanfaatkan teknologi.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut Yohan mengatakan, melalui pemanfaatan teknologi dan internet, Sarah Shen tetap bisa mengajar dan bertatap muka dengan murid-murid tanpa harus keluar rumah. Hal tersebut terbukti efektif dalam menjaga produktivitas kerja sebagai pengajar.

“Untuk dapat mengajar secara online saat ini sangat mudah dilakukan, hanya diperlukan laptop/komputer dan koneksi internet yang stabil. Kesempatan ini terbuka bagi semua tenaga pengajar di Indonesia,” ujarnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia