Komunitas Alomedika Ingin Wujudkan Ekosistem Kesehatan Lengkap untuk Dokter dan Pasien
JAKARTA, investor.id – Alomedika, sebagai platform komunitas dokter, telah memiliki 90.000 anggota dalam kurun waktu lima tahun. Hal ini menyusul perkembangan teknologi digital yang memainkan peranan penting untuk membuat layanan telemedisin menjadi lebih efektif dan efisien, yang mengarah kepada peningkatan kualitas perawatan medis untuk para pasien.
Co-Founder dan Presiden Direktur Alodokter, Suci Arumsari mengatakan bahwa misi besar Alodokter adalah ingin menghadirkan ekosistem kesehatan lengkap, tidak hanya untuk pasien tapi juga untuk para dokter. Alomedika sendiri dibangun menjadi bagian tak terpisahkan dari Alodokter karena semua konten serta layanan yang ada di platform Alodokter telah diverifikasi dengan benar oleh dokter.
“Pengembangan Alomedika diharapkan dapat menjawab kebutuhan dokter masa kini bukan hanya menyajikan informasi medis terkini, tetapi juga memudahkan bertukar ilmu dengan sesama rekan dokternya. Alomedika mengedepankan interaksi nyaman dalam berbagi study case, pandangan medis, guna mencapai peningkatnya kualitas layanan kesehatan di Indonesia yang merata,” ujarnya dalam keterangan pers.
Sementara itu, menurut Senior Vice President Media Business, Dr Andi Marsali, Alomedika memiliki visi besar dalam membantu para dokter di Indonesia untuk terus memperbaharui ilmu kedokteran agar tetap berada di garis depan dalam pelayanan kesehatan dan pengobatan pasien.
“Banyak tantangan yang dihadapi para dokter, semisal berpraktek di lokasi yang cukup sulit dijangkau karena Indonesia adalah negara kepulauan. Dengan hadirnya Alomedika dibawah naungan regulator dan asosiasi (Ikatan Dokter Indonesia/IDI), kami berharap terwujud pemerataan pengetahuan sehingga masyarakat di seluruh Indonesia dapat memiliki akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, termasuk pencegahan, diagnosis, dan pengobatan,” kata dia.
Menanggapi perkembangan Alomedika, Sekretaris Jenderal PB IDI, dr Ulul Albab, SpOG menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan kunci sukses. Menurut dia, kehadiran komunitas dokter secara digital merupakan hal yang baik karena dapat mendukung usaha pemerintah serta asosiasi, seperti IDI mendistribusikan ilmu pengetahuan kedokteran bagi seluruh dokter di Indonesia di mana pun mereka berada.
“Ini semua sejalan dengan visi dan misi IDI, salah satunya adalah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas profesi medis melalui pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan ilmu kedokteran,” tutur dia.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

