Minggu, 5 April 2026

Ini Penyebab Ekonomi Indonesia Jadi Lesu

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Mei 2025 | 13:22 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, investor.id – Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2025 sebesar 4,87% year on year (yoy). Perekonomian Indonesia terkontraksi 0,98% jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tertahan kinerja komponen konsumsi pemerintah dan lonjakan impor.

Komponen konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar dari sisi pengeluaran pada kuartal I-2025. Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89% dan memberikan kontribusi sebesar 54,53% ke pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025.

“Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh 4,89% didorong oleh momen Ramadan dan Idulfitri,” ucap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS pada Senin (5/5/2025).

ADVERTISEMENT

Adapun subkomponen konsumsi rumah tangga yang tumbuh tinggi adalah transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel. Peningkatan konsumsi rumah tangga didorong oleh pergeseran momen Ramadan dan Idulfitri.

Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar kedua setelah konsumsi rumah tangga adalah investasi atau penanaman modal tetap bruto (PMTB). Komponen investasi tumbuh 2,12% dan memberikan kontribusi sebesar 28,03% ke pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025.

PMTB tumbuh positif 2,12% tercermin pada beberapa indikator investasi yaitu peningkatan impor barang modal, khususnya jenis mesin dan kendaraan. “Subkomponen PMTB yang positif adalah mesin dan perlengkapan serta kendaraan,” imbuh Amalia.

Sementara komponen ekspor memberikan kontribusi 22,3% dan mengalami pertumbuhan 1,38% pada kuartal I-2025. Hal ini disokong pertumbuhan ekspor pada barang non migas dan ekspor jasa. Beberapa komoditas barang nonmigas yang mengalami peningkatan nilai dan volume ekspor antara lain lemak dan minyak/nabati; besi dan baja; mesin dan peralatan listrik; serta kendaraan dan bagiannya.

“Pertumbuhan ekspor jasa salah satunya didorong oleh peningkatan wisatawan mancanegara ke Indonesia terutama pada libur awal tahun,” tutur Amalia.

Selanjutnya komponen konsumsi pemerintah memberikan kontribusi 5,88% tetapi mengalami kontraksi 1,38% pada kuartal I-2025. Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) memberikan kontribusi 1,39% dan tumbuh 3,07% pada kuartal I-2025. Sedangkan impor memberikan kontribusi pengurang sebesar 19,74% dan tumbuh 3,96% secara tahunan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia