Minggu, 5 April 2026

Tarif Trump Masih Bisa Berubah, RI Upayakan Fasilitas 0% Tetap Berlaku

Penulis : Arnoldus Kristianus
22 Feb 2026 | 15:54 WIB
BAGIKAN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).  (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id - Penerapan kebijakan tarif resiprokal berlangsung secara dinamis dan penuh perubahan. Pada Jumat (20/2/2026), Mahkamah Agung Amerika Serikat (Supreme Court) membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Namun, tak lama setelah putusan tersebut, Trump kembali menetapkan tarif resiprokal baru sebesar 10%. Dalam waktu singkat, kebijakan itu kembali direvisi dengan menaikkan tarif menjadi 15%.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia dan AS sudah melakukan penandatanganan perjanjian perdagangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 19 Februari 2026. Dimana Indonesia mendapatkan penerapan tarif sebesar 19%. Namun saat ini, pemerintah Indonesia terus mencermati kondisi yang terjadi.

ADVERTISEMENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penetapan tarif yang dilakukan Trump masih dapat berubah ke depan. Dalam kondisi tersebut pemerintah mengupayakan agar tarif bea masuk khusus sebesar 0% untuk sejumlah produk yang telah disetujui tidak diubah lagi.

“Alhamdulillah Indonesia sudah menandatangani perjanjian dan yang diminta oleh Indonesia adalah kalau yang lain semua berlaku 10% tetapi yang sudah diberikan 0% itu kita minta tetap,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dari kanal youtube Sekretariat Presiden pada Minggu (22/2/2026).

Pengecualian tarif diberlakukan terhadap 1.819 produk Indonesia (terdiri dari 1.695 produk industri dan 124 produk pertanian berlaku MFN). Beberapa komoditas ekspor  unggulan yang dikenakan tarif resiprokal 0%  adalah minyak kelapa sawit, kopi, kakao, dan lainnya. Untuk produk tekstil Indonesia, pihak AS telah menyiapkan pengurangan tarif hingga 0% melalui mekanisme Tariff-Rate Quota (TRQ).

Airlangga mengatakan, Presiden Prabowo menginstruksikan agar pemerintah dan tim negosiasi mempelajari seluruh resiko yang mungkin timbul dari dinamika yang terjadi. Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi bila terjadi perubahan dalam penerapan tarif resiprokal.

“Indonesia siap dengan berbagai skenario, karena skenario keputusan Supreme Court ini sudah dibahas dengan USTR (United States Trade Representative) sebelum kita tandatangani,” kata Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah Indonesia sudah siap dengan sejumlah kemungkinan yang dihadapi. Sebenarnya perubahan tarif ini menjadi lebih baik karena saat kesepakatan sebesar 19% tetapi kini berubah menjadi 15%.

 “Pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan,” terangnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia