Gebrakan KEK Maloy: Enam Investor Masuk, Garap Industri Kimia hingga Energi Surya
KUTAI TIMUR, investor.id — Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) bersiap menyambut gelombang investasi baru. Enam investor dari dalam dan luar negeri telah menyatakan kesiapan menanamkan modal untuk membangun ekosistem industri kimia, pengolahan limbah sawit, hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Direktur KEK MBTK, Ade Himawan, menjelaskan bahwa percepatan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh sejak 2021 untuk meningkatkan daya saing kawasan di jalur logistik internasional ALKI II.
“Saat ini terdapat enam calon investor yang menunjukkan minat serius. Langkah ini akan memperkuat MBTK sebagai katalis hilirisasi komoditas unggulan di Kalimantan Timur,” ujar Ade, Jumat (27/2/2026).
Beberapa investor yang membawa proyek-proyek inovatif yang mendukung transformasi ekonomi hijau, di antaranya:
- PT Aracord Nusantara: Pengolahan batu bara menjadi amoniak.
- Hongshi Holding Group: Pembangunan pabrik polisilikon.
- Limes Renewable Energy: Pengembangan PLTS.
- PT Palm Tree Energy Conversion: Pengolahan tandan kosong sawit menjadi pelet kayu.
- PT Trinusa Jaya Prima & PT Prima Nusantara Indosentosa: Pengembangan pelabuhan dan gudang logistik.
Selain rencana tersebut, PT Palma Serasih Internasional telah memulai pembangunan tangki timbun berkapasitas 10.000 metrik ton dan segera melanjutkan ke tahap pembangunan pabrik pemurnian (refinery) minyak goreng.
“Setelah tahap pertama rampung dengan tambahan empat tangki timbun lagi, kami akan melanjutkan tahap kedua berupa pembangunan refinery minyak goreng,” ungkap Ade.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, menegaskan bahwa KEK MBTK adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang krusial bagi masa depan ekonomi daerah. Ia berharap kawasan ini menjadi lokomotif pertumbuhan sekaligus pintu gerbang logistik internasional yang kompetitif.
“Sinergi seluruh pemangku kepentingan harus diperkuat agar KEK MBTK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegas Rudy.
Guna mendukung kesiapan industri, Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda), Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim, memastikan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) KEK MBTK untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi industri maupun warga sekitar.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






