Menghidupkan Kembali Mimpi Mobil Listrik Nasional
14 Apr 2026 | 09:00 WIB
JAKARTA, investor.id - Pengembangan mobil listrik nasional dinilai memiliki peran strategis untuk mendukung penguatan perekonomian secara keseluruhan. Tak hanya positif bagi lingkungan karena menghasilkan nol emisi gas buang (tailpipe emissions), adopsi kendaraan listrik secara lebih masif di Tanah Air juga akan memperkuat ketahanan energi, industri, maupun neraca eksternal Indonesia karena ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) kian berkurang.
Peluang keberhasilan program mobil listrik nasional yang tengah disiapkan pemerintah juga lebih besar dibandingkan pemerintahan sebelumnya, karena sudah memiliki fondasi industri yang jauh lebih kuat. Saat ini, Indonesia telah memiliki sembilan perusahaan perakitan mobil listrik dengan kapasitas 70.060 unit per tahun, tujuh perusahaan bus listrik, serta 66 perusahaan roda dua dan roda tiga listrik. Indonesia juga telah memiliki proyek baterai terintegrasi dari hulu sampai hilir yang besar.

