Minggu, 21 Juni 2026

Surplus Neraca Perdagangan Sentuh US$ 3,32 Miliar pada Maret 2026

Penulis : Arnoldus Kristianus
4 Mei 2026 | 13:36 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono. (Foto: ANTARA/ Rizka Khaerunnisa)
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono. (Foto: ANTARA/ Rizka Khaerunnisa)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa neraca perdagangan mengalami surplus sebesar US$ 3,32 miliar pada Maret 2026. Angka ini lebih tinggi dari surplus bulan sebelumnya yang sebesar US$1,27 miliar. Adapun nilai ekspor mencapai US$ 22,53 miliar dan impor mencapai US$ 19,21 miliar pada  Maret 2026. 

“Neraca perdagangan Maret 2026 mengalami surplus sebesar US$ 3,32 miliar. Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (4/5/2026).

Ateng menjelaskan bahwa terjadinya surplus neraca perdagangan pada Maret 2026 lebih ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas yang mengalami surplus sebesar US$ 5,21 miliar. Komoditas penyumbang surplus pada nonmigas terutama lemak dan minyak hewan nabati serta bahan bakar mineral dan juga dari besi dan baja. Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas migas tercatat mengalami defisit sebesar US$ 1,89 miliar.

ADVERTISEMENT

“Komoditas penyumbang defisit pada komoditas migas yaitu minyak mentah, hasil minyak dan gas,” jelas Ateng.

Neraca perdagangan kumulatif dari Januari sampai Maret 2026 mengalami surplus sebesar US$ 5,55 miliar. Surplus sepanjang Januari sampai Maret 2026 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas yaitu sebesar US$ 10,63 miliar sementara komoditas migas mengalami defisit sebesar US$ 5,68 miliar.

Bila dilihat secara keseluruhan baik migas maupun nonmigas negara penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat sebesar US$ 4,43 miliar, India sebesar US$ 3,29 miliar, dan  Filipina sebesar US$ 2,09 miliar. Khusus untuk neraca perdagangan nonmigas tiga negara  penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat sebesar US$ 5,06 miliar, India sebesar US$ 3,36 miliar, dan  Filipina sebesar US$ 2,05 miliar.

Lalu secara kumulatif negara penyumbang defisit neraca perdagangan total yaitu migas dan nonmigas adalah Tiongkok sebesar US$ 5,18 miliar, Australia sebesar US$ 2,5 miliar, dan Singapura sebesar US$ 1,9 miliar.

“Negara penyumbang defisit neraca perdagangan nonmigas adalah Tiongkok sebesar US$ 5,52 miliar, Australia sebesar US2,38 miliar, dan Singapura sebesar US$630 juta,” terang Ateng.

Komoditas nonmigas penyumbang surplus untuk Januari-Maret 2026 adalah; lemak dan minyak hewan nabati (US$8,68 miliar); bahan bakar mineral (US$ 6,22 miliar); besi dan baja (US$ 4,29 miliar); nikel dan barang daripadanya (US$ 3,24 miliar); dan alas kaki (US$ 1,49 miliar).

Sedangkan komoditas nonmigas penyumbang defisit adalah mesin dan peralatan mekanis (US$ 7,47 miliar); mesin dan perlengkapan elektrik (US$ 3,61 miliar); plastik dan barang dari plastik (US$ 1,9 miliar); serealia (US$ 1,04 miliar); instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis (US$ 850 juta).

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 53 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia