Minggu, 5 April 2026

HMSP Rights Issue Senilai Rp 20,76 Triliun

Penulis : Oleh Farid Firdaus dan Muhamad Edy Sofyan
10 Okt 2015 | 07:36 WIB
BAGIKAN

Sementara itu, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Paul Norman Janelle mengatakan, penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue HM Sampoerna (HMSP) senilai Rp 20,76 triliun menarik minat investor asing. Hal ini seiring kondisi pasar saham yang mulai menguat. “Harga pelaksanaannya sebesar Rp 77.000 per saham, mencerminkan price to earning ratio (PER) hingga 29 kali,” paparnya.

 

ADVERTISEMENT

Paul Norman Janelle mengatakan, perseroan mendapatkan respons yang cukup bagus dari para investor, setelah melakukan roadshow ke sejumlah negara. Pihaknya sempat menyambangi Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat. Di AS, perseroan menyasar investor-investor yang berbasis di Boston, New York, dan San Francisco.

 

“Investor yang ingin menyerap saham baru kami campuran dari asing dan domestik. Yang bisa saya bilang adalah ada minat yang kuat investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, termasuk di HM Sampoerna,” ujar Paul usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (9/10).

 

Paul mengaku belum mengetahui secara spesifik apakah terdapat investor besar yang berminat menyerap saham baru perseroan. Transaksi itu akan menjadi salah satu penawaran saham terbesar di Asia Tenggara sepanjang tahun ini.

Dia menjelaskan, aksi penerbitan saham baru sebanyak 269 juta unit ini merupakan upaya emiten memenuhi peraturan batas minimal saham yang beredar di publik (free float) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 7,5%.

 

Perseroan sebenarnya tidak memiliki kebutuhan dana mendesak untuk membangun pabrik baru. Dengan demikian, penggunaan dana sepenuhnya dimasukkan untuk modal kerja beberapa tahun mendatang.

 

“Seperti bisnis lainnya, kami juga memiliki periode naik dan turun. Ketika kami harus membeli tembakau dan cengkih sebagai bahan baku, dengan rights issue, kami punya sumber pendanaan yang cukup. Karena sudah mengantongi dana yang besar, perseroan tidak memerlukan aksi korporasi lain.,” imbuh Paul.

 

Setelah rights issue ini, kepemilikan saham Philip Morris Indonesia akan berkurang menjadi 92,5% dari 98,18%. Sedangkan kepemilikan saham public akan bertambah menjadi 7,5% dari 1,86%. HM Sampoerna menunjuk Citigroup Global Markets, Credit Suisse, dan Mandiri Sekuritas sebagai joint book runners dan joint lead underwriter. (ant/pya)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia