Sabtu, 4 April 2026

Gara-gara Ekuitas Negatif, Saham 33 Emiten Kena 'Tato' BEI

Penulis : Abdul Aziz
18 Jan 2021 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Patung Banteng Wulung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Patung Banteng Wulung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - Sebanyak 33 emiten terkena 'tato' alias  notasi khusus gara-gara laporan keuangan terakhirnya menunjukkan ekuitas negatif.  Ke-33 emiten tersebut merupakan bagian dari  64 emiten 'bermasalah' yang sahamnya mendapat notasi khusus dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat ini terdapat tujuh notasi khusus yang disematkan otoritas bursa kepada emiten bermasalah, yaitu B, M, E, S, A, D, dan L. Notasi dibubuhkan pada kode saham masing-masing emiten bermasalah. Setiap emiten bisa terkena lebih dari satu notasi.

“Notasi khusus akan dihapus atau berubah sesuai perkembangan masing-masing emiten,” demikian BEI dalam keterangan resminya.

BEI menorehkan notasi B kepada emiten karena adanya permohonan pernyataan pailit, notasi M karena adanya permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang atau (PKPU), dan notasi E karena laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif  (utang perusahaan lebih besar dari aset).

Adapun notasi S diberikan karena laporan keuangan terakhir emiten menunjukkan tidak ada pendapatan usaha, notasi A karena adanya opini tidak wajar (adverse) dari akuntan publik, notasi D karena adanya opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer) dari akuntan publik, dan notasi L karena perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan.

Berdasarkan data terbaru BEI, Jumat  (15/1)  pukul 15.00 WIB, ke-33 emiten yang laporan keuangan terakhirnya menunjukkan ekuitas negatif (notasi E) adalah sbb:

1. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI)

2. PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP)

3. PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)

4. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)

5. PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT)

6. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA)

7. PT Centex Tbk (CNTX)

8. PT Steady Safe Tbk (SAFE)

9. PT Argo Pantes Tbk (ARGO)

10. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)

11. PT Global Teleshop Tbk (GLOB)

12. PT Modern Internasional Tbk (MDRN)

13. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)

14. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO)

15. PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA)

16. PT ICTSI JASA PRIMA Tbk (KARW)

17. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)

18. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)

19. PT SLJ Global Tbk (SULI)

20. PT First Indo American Leasing Tbk (FINN)

21. PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)

22. PT Mitra Investindo Tbk (MITI)

23. PT Intraco Penta Tbk (INTA)

24. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)

25. PT ONIX CAPITAL Tbk (OCAP)

26. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)

27. PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW)

28. PT Leyand International Tbk (LAPD)

29. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)

30. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI)

31. PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI )

32. PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)

33. PT Mahaka Media Tbk (ABBA)

Ekuitas ke-33 emiten tersebut diduga tergerus  akibat pandemi Covid-19.   Adapun daftar keseluruhan emiten (64 emiten) yang  sandi sahamnya mendapat notasi khusus dari BEI, termasuk yang ekuitasnya negatif,  yaitu:

1. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) : E,L

2. PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) : E

3. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) : L

4. PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI) : E

5. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) : E,L

6. PT Sugih Energy Tbk (SUGI) : L

7. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) : D,L

8. PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) : E

9. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) : B

10. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) : E

11. PT Centex Tbk (CNTX) : E

12. PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) : M

13. PT Golden Plantation Tbk (GOLL) : B,L

14. PT Sentul City Tbk (BKSL) : M

15. PT Steady Safe Tbk (SAFE) : E

16. PT Argo Pantes Tbk (ARGO) : E

17. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) : E

18. PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) : L

19. PT Global Teleshop Tbk (GLOB) : E

20. PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) : M

21. PT Modern Internasional Tbk (MDRN) : E

22. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) : E,D

23. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) : E,L

24. PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) : E

25. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) : S

26. PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) : M,L

27. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) : B,L

28. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) : L

29. PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) : E

30. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) : E,D

31. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) : M

32. PT Timah Tbk (TINS) : M

33. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) : M,A

34. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) : E,S,D

35. PT Nipress Tbk (NIPS) : L

37. PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) : E,L

38. PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) : E

39. PT Grand Kartech Tbk (KRAH) : M,L

40. PT Mitra Investindo Tbk (MITI) : E,S

41. PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT) : L

42. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) : S

43. PT Intraco Penta Tbk (INTA) : E

44. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) : E

45. PT Onix Capital Tbk (OCAP) : E

46. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) : E,L

47. PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) : E,S

48. PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) : S

49. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) : L

50. PT Leyand International Tbk (LAPD) : E

51. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) : E

52. PT Golden Flower Tbk (POLU) : L

53. PT Polaris Investama Tbk (PLAS) : L

54. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) : E

55. PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) : E

56. PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) : E

57. PT Hanson International Tbk (MYRX) : B,L

58. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) : L

59. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) : L

60. PT Mahaka Media Tbk (ABBA) : E

61. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) : S,L

62. PT Cowell Development Tbk (COWL) : L

63. PT Andalan Perkasa Abadi Tbk (NASA) : S

64. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk  (DGIK) :   M    

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 14 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 29 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 1 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 1 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 2 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 2 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia